Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemantauan Perkembangan Kasus DBD di Tulungagung

📅 Minggu, 18 Okt 2026, 23:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemantauan Perkembangan Kasus DBD di Tulungagung Doc: Antara
Ket. Petugas melakukan pengasapan di lingkungan permukiman penduduk yang ditemukan kasus DBD di Tulungagung, Jawa Timur.

Tulungagung - Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur terus memantau perkembangan kasus demam berdarah dengue (DBD) sepanjang Januari-September 2026, termasuk sepanjang kemarau, dengan dua pasien meninggal dunia setelah terlambat dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Tulungagung dr Aris Setiawan di Tulungagung, Minggu, mengatakan kasus DBD masih ditemukan selama musim kemarau, termasuk pada tiga bulan terakhir.

"Sesuai data kami, pada tiga bulan terakhir kami masih mencatat adanya kasus DBD meski sudah musim kemarau," katanya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, kasus DBD pada Juli 2026 tercatat 32 kasus, kemudian turun menjadi 25 kasus pada Agustus dan 23 kasus pada September.

Pada September, Dinas Kesehatan juga mencatat dua pasien meninggal dunia akibat DBD.

Kedua pasien tersebut merupakan warga Kecamatan Boyolangu dan Gondang.

Aris menjelaskan kedua pasien terlambat dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan sehingga tidak segera mendapatkan penanganan medis.

"Pasien terlambat dibawa ke layanan kesehatan, jadi bukan penanganan medis yang terlambat," ujarnya.

Untuk menekan risiko penularan dan mencegah bertambah korban, Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat mengoptimalkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), antara lain dengan menguras tempat penampungan air, menutup wadah air, serta mendaur ulang atau menyingkirkan barang bekas yang berpotensi menampung air.

Masyarakat juga diminta menjaga kebugaran dengan beristirahat cukup, mengonsumsi air putih dan makanan bergizi, serta berolahraga secara teratur.

Aris mengingatkan warga agar segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami demam yang tidak kunjung membaik, terutama jika disertai gejala yang mengkhawatirkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Ekonomi
DPR Desak Pemerintah Tetapk...
Ekonomi
Stok BBM Diklaim Aman Namun...
Luar Negeri
Jepang Siapkan Misi Berseja...
Luar Negeri
Mantan Jaksa Antikorupsi Gu...
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.