Kerusuhan Meletus di Prancis, 1.200 Orang Ditangkap, 150 Polisi Terluka
📅 Minggu, 18 Okt 2026, 09:54 WIB | Oleh: Lili LestariToko pakaian dan makanan di Paris dijarah. Toko Apple di Lille dibobol dan isinya dijarah.
Rekaman yang telah diverifikasi oleh BBC Verify menunjukkan sebuah kereta wisata di Grenoble dikemudikan oleh pria bertopeng di sepanjang jalan sempit di pusat kota menuju setidaknya tiga petugas polisi anti huru hara.
PM Lecornu mengatakan komentar-komentarnya "berbahaya dan sinis".
Sebelumnya, ia mengatakan polisi telah menghadapi "kekerasan dengan intensitas ekstrem" dan beberapa kelompok menggunakan protes tersebut sebagai "pemanasan" untuk pemilihan presiden. "Tidak seorang pun akan memaksakan agenda politik mereka melalui kekerasan."
Le Pen mengatakan bahwa "tuntutan sah" yang disuarakan oleh para pengunjuk rasa telah "disandera oleh kelompok sayap kiri ekstrem", dan menuduh Mélenchon memicu kekerasan.
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan: "Mereka yang telah merusak, menyerang kantor-kantor prefektur serta bisnis, bahkan menjarah balai kota kami, akan dituntut dan dihukum."
Pemerintah telah melakukan upaya nyata untuk memberikan konsesi, dengan Menteri Pendidikan Édouard Geffray menjanjikan 3.000 guru pengganti tambahan, selama wawancara televisi pada 8 Oktober.
Namun, protes terus berlanjut dan semakin intensif.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!