Gen Z Wajib Coba, Kuliner Legendaris 61 Tahun di Bogor Ini Resmi Jadi Warisan Budaya Bangsa

Minggu, 18 Okt 2026, 20:52 WIB

KABUPATEN BOGOR - Kuliner legendaris Laksa Pak Inin Cihideung asal Kabupaten Bogor secara resmi menerima penghargaan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) tingkat nasional setelah konsisten mempertahankan eksistensi dan resep tradisionalnya sejak 1965. 

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor Titi Sugiarti di Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (18/10), mengatakan pengakuan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kuliner tradisional yang terus dilestarikan oleh pelaku usaha lokal.

Ket. Foto: Laksa Pak Inin Cihideung di Alun-Alun, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (18/10/2026). — Sumber: ANTARA/HO-Humas Pemkab Bogor

“Pengakuan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap keberadaan kuliner legendaris yang terus dipertahankan oleh pelaku usaha lokal,” kata Titi.

Penghargaan tersebut diserahkan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika dalam peringatan Hari Kebudayaan Nasional tingkat Kabupaten Bogor di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Cibinong, Minggu.

Laksa Pak Inin merupakan salah satu kuliner khas Bogor yang telah bertahan selama 61 tahun sejak pertama kali hadir pada 1965.

Salah satu keunikan kuliner tersebut terletak pada proses pengolahannya yang masih mempertahankan cara tradisional menggunakan tungku dan kayu bakar.

Titi menjelaskan, pengakuan sebagai Warisan Budaya Takbenda diharapkan semakin memperkuat keberadaan Laksa Cihideung sebagai bagian dari identitas kuliner Kabupaten Bogor.

Selain itu, penghargaan tersebut diharapkan mendorong generasi muda untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan kekayaan kuliner tradisional daerah.

Sementara itu, perwakilan Laksa Pak Inin Cihideung, Lina, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap keberlangsungan usaha kuliner tradisional.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Laksa merupakan salah satu makanan legendaris khas Bogor yang masih diakui oleh Pemerintah Kabupaten Bogor. Penghargaan ini tentunya menjadi bentuk dukungan bagi pelaku UMKM seperti kami,” ujar dia.

Menurut Lina, tantangan pelestarian kuliner tradisional saat ini salah satunya adalah memperkenalkan makanan khas daerah kepada generasi muda yang lebih akrab dengan berbagai makanan kekinian.

Ia menyebutkan selama ini laksa masih lebih banyak diminati kalangan orang tua sehingga diperlukan upaya untuk memperluas pengenalan kuliner tersebut kepada generasi berikutnya.

“Dengan adanya penghargaan ini, saya berharap generasi sekarang, khususnya anak-anak Gen Z, bisa mengenal dan mencicipi laksa. Mereka bisa mengetahui bahwa ada makanan legendaris khas Bogor yang sudah ada sejak dahulu dan masih mampu bertahan hingga saat ini,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Bogor berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mempertahankan kuliner tradisional sekaligus mewariskan kekayaan cita rasa khas daerah kepada generasi mendatang.

  • pemkab bogor
  • warisan budaya takbenda
  • laksa pak inin
  • laksa cihideung
  • kuliner legendaris bogor
  • wbtb nasional

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.