Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terapkan Sistem Ganjil Genap, Antrean BBM di Bali Mulai Berkurang  

8 Sabtu, 17 Okt 2026, 22:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Terapkan Sistem Ganjil Genap, Antrean BBM di Bali Mulai Berkurang   Terapkan Sistem Ganjil Genap, Antrean BBM di Bali Mulai Berkurang   Doc: ANTARA
Ket. Sejumlah konsumen membeli BBM dengan skema ganjil genap perdana untuk pembelian pertalite di salah satu SPBU di Denpasar, Bali, Sabtu (17/10/2026)

DENPASAR – Pertamina Patra Niaga mengungkapkan antrean BBM berangsur melandai secara bertahap di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali karena dibantu penerapan sistem ganjil genap nomor kendaraan bermotor untuk pembelian pertalite.

“Kami melihat pekembangan positif. Antrean di beberapa SPBU mulai menunjukkan perbaikan secara bertahap,” kata Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus), Ahad Rahedi, di Denpasar, Bali, Sabtu (17/10).

Dalam kebijakan itu pihaknya berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Bali serta aparat penegak hukum (APH).

Pihaknya mengapresiasi APH khususnya Kodam IX/Udayana dan Kepolisian Daerah (Polda) Bali atas pengawalan ketat terhadap armada mobil tangki bahan bakar minyak (BBM) ke SPBU.

Selain itu, APH juga membantu mengerahkan perbantuan personel untuk pendistribusian BBM melalui layanan antar BBM (delivery service) untuk mempercepat pemulihan distribusi energi di wilayah Bali.

Layanan antar BBM itu menjual pertalite secara literan maksimal tiga liter kepada konsumen sepeda motor menggunakan jeriken di sejumlah SPBU di Denpasar sejak 15 Oktober.

Di sisi lain, ia juga memastikan stok BBM tersedia di SPBU untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat Bali.

Pihaknya menargetkan penambahan stok pertalite hingga total 48 juta liter sejak pengiriman pada 7 Oktober hingga pada 17 Oktober 2026.

Jumlah tersebut, kata dia, setara dua minggu ketersediaan stok dalam kondisi aman.

Sebelumnya, kebijakan ganjil genap dilaksanakan berdasarkan Surat Gubernur Bali yang membuat antrean pengisian BBM di SPBU melandai.

Kebijakan itu berlangsung pada 17 Oktober hingga rencananya 19 Oktober 2026 di seluruh SPBU di Bali.

“Kami bersama Pemprov Bali terus melakukan pemantauan antrean dan melakukan evaluasi setiap harinya untuk melihat efektivitas pengaturan terhadap panjang antrean, waktu tunggu kendaraan dan kelancaran lalu lintas di sekitar SPBU,” imbuh Ahad.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Kejar Keuntungan, Petani di...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.