Satgas Karhutla Kodaeral IX Padamkan 10 Hektare Lahan Terbakar di Maluku Tengah

Sabtu, 17 Okt 2026, 23:25 WIB

AMBON - Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX Ambon melakukan pemadaman kebakaran yang melanda lebih dari 10 hektare kawasan hutan dan perkebunan warga di Negeri Saleman, Maluku Tengah (Malteng).

Komandan Kodaeral IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, di Ambon, Sabtu, mengatakan upaya pemadaman terus dilakukan untuk mengendalikan api agar tidak meluas ke kawasan permukiman dan mencegah dampak kebakaran semakin besar.

Ket. Foto: Satgas Karhutla Kodaeral IX Ambon memadamkan kebakaran Lahan di Saleman Maluku Tengah. — Sumber: Antara

"Penanggulangan karhutla bukan sekadar tugas operasional, melainkan juga misi kemanusiaan untuk melindungi keselamatan jiwa, menjaga ruang hidup masyarakat, dan memulihkan ketenangan warga," katanya.

Ia mengatakan, memasuki hari keempat penanganan pada Sabtu (17/10), personel Satgas yang dipimpin Letda Laut (T) Arya Maulana Kampai telah berhasil memadamkan api di area sekitar dua hektare. Pemadaman dan pemantauan terus dilanjutkan karena sejumlah kawasan terdampak belum sepenuhnya terkendali.

Kebakaran tersebut menghanguskan vegetasi hutan, termasuk pepohonan keras serta tanaman perkebunan unggulan masyarakat, seperti pala dan cengkeh.

“Keselamatan dan kesejahteraan masyarakat menjadi prioritas dalam penanganan kebakaran. Karena itu, prajurit TNI AL terus berupaya membantu warga bersama pemerintah setempat untuk mengendalikan api dan mengurangi dampak bencana,” kata dia.

Meskipun proses pemadaman menghadapi kendala berupa keterbatasan akses sumber air. Personel harus menempuh jarak sekitar 10 kilometer melalui medan berbukit dengan kontur terjal dan naik turun untuk memenuhi kebutuhan air pemadaman.

Ia mengaku dukungan masyarakat Negeri Saleman turut membantu pelaksanaan tugas di lapangan. Warga secara sukarela membantu upaya pemadaman serta menyediakan makanan dan air mineral bagi para prajurit. Kondisi kesehatan seluruh personel Satgas dilaporkan tetap baik.

“Namun hujan yang mengguyur kawasan Negeri Saleman sebanyak tiga kali dalam empat hari terakhir, terutama pada sore hari, turut memberikan harapan meredanya kebakaran. Meski demikian pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan titik api benar-benar padam dan tidak kembali menyala,” jelasnya.

Hanarko mengapresiasi kerja sama prajurit TNI AL, pemerintah negeri, dan masyarakat dalam penanganan kebakaran tersebut. Ia berharap kolaborasi itu terus diperkuat agar api segera terkendali dan proses pemulihan lingkungan serta perekonomian warga dapat berjalan dengan baik.

  • Karhutla

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.