Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

MA Kabulkan Kasasi Badai dalam Perkara Hak Moral Lagu yang Dibawakan Ryan Pono

6 Sabtu, 17 Okt 2026, 17:43 WIB | Oleh:
MA Kabulkan Kasasi Badai dalam Perkara Hak Moral Lagu yang Dibawakan Ryan Pono MA Kabulkan Kasasi Badai dalam Perkara Hak Moral Lagu yang Dibawakan Ryan Pono Doc: Istimewa
Ket. Kuasa hukum Badai, Dr. Minola Sebayang, S.H., M.H.,(tengah) menyebut kemenangan ini sebagai momentum penting bagi perlindungan hak moral pencipta lagu.

Persoalan pencantuman nama pencipta lagu di platform musik digital berujung pada putusan Mahkamah Agung (MA). Musisi sekaligus pencipta lagu Badai memenangkan perkara hak moral terkait lagu I Still Love You yang dibawakan Ryan Pono setelah MA mengabulkan permohonan kasasinya.

Putusan tersebut membatalkan putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Dalam perkara ini, pencantuman nama pencipta lagu pada sejumlah platform musik digital menjadi pokok sengketa antara Badai dan Halo Entertainment Indonesia, perusahaan yang memproduksi lagu tersebut.

Kuasa hukum Badai, Dr. Minola Sebayang, S.H., M.H., menyebut kemenangan ini sebagai momentum penting bagi perlindungan hak moral pencipta lagu. Menurut dia, persoalan tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan royalti, tetapi juga menyangkut pengakuan atas orang yang menciptakan sebuah karya musik.

“Sering sekali kita melihat pertunjukan, kita tahu nama penyanyinya siapa, tapi kita tidak tahu siapa nama penciptanya,” kata Minola saat menjelaskan perkara tersebut.

Nama Ryan Pono tercantum sebagai pencipta

Perkara ini bermula dari pencantuman nama pencipta lagu I Still Love You pada tiga layanan musik digital, yakni Spotify, Apple Music, dan YouTube Music.

Menurut penjelasan Minola, nama yang tercantum sebagai pencipta lagu tersebut adalah Ryan Pono, bukan Badai. Pihak Badai menilai pencantuman itu melanggar hak moralnya sebagai pencipta lagu yang dilindungi undang-undang hak cipta.

Sebelum mengajukan gugatan, pihak Badai disebut telah menempuh upaya penyelesaian melalui somasi dan komunikasi dengan pihak terkait. Namun, upaya tersebut tidak menghasilkan kesepakatan sehingga perkara dibawa ke Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Bagi pihak Badai, pencantuman nama pencipta bukan sekadar persoalan teknis atau kesalahan administrasi yang cukup diselesaikan dengan memperbaiki informasi pada platform digital. Identitas pencipta, menurut Minola, berkaitan dengan pengakuan atas karya dan berpotensi memengaruhi penyaluran hak ekonomi.

“Ketika salah melakukan penulisan nama penciptanya, maka akan ada dampak lain yang akan dialami oleh penciptanya,” ujar Minola.

Denda yang diputuskan MA Rp300 juta
Dalam gugatan yang diajukan, pihak Badai memperhitungkan denda sebesar Rp300 juta untuk setiap pelanggaran hak moral. Karena pencantuman nama yang dipersoalkan ditemukan pada tiga platform musik digital, pihaknya menuntut total denda Rp900 juta.

Namun, berdasarkan penjelasan Minola, MA menetapkan denda sebesar Rp300 juta atau satu kali denda, bukan Rp900 juta seperti yang diminta penggugat.

Menurut Minola, MA memandang pencantuman nama pada ketiga platform tersebut sebagai satu pelanggaran karena berkaitan dengan lagu dan pencipta yang sama.

Dengan demikian, nilai denda yang ditetapkan dalam putusan kasasi lebih rendah daripada tuntutan yang diajukan pihak Badai. Meski begitu, pihaknya menilai putusan tersebut tetap menjadi langkah penting dalam memperjuangkan pengakuan terhadap pencipta lagu.

Sengketa juga menyangkut izin penggunaan lagu
Dalam proses persidangan sebelumnya, Halo Entertainment Indonesia mendalilkan bahwa penggunaan lagu tersebut telah memperoleh izin dari perusahaan lain yang pernah mengelola karya-karya Badai.

Namun, menurut Minola, masa pengelolaan oleh perusahaan tersebut telah berakhir. Karena itu, pihak Badai mempersoalkan izin yang dijadikan dasar penggunaan lagu I Still Love You.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Kris Dayanti Ajak Musisi Disabilitas Terus Berkarya

42 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Kris Dayanti Ajak Musisi Di...
Luar Negeri
Menara Eiffel Tutup karena ...
Nasional
Pemerintah Segera Buka Rekr...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.