Saat Menjamu PSM Makassar, PSIM Sudah Dapat Menurunkan Gelandang Adrian Purzycki
Jumat, 16 Okt 2026, 02:01 WIBYOGYAKARTA â Para pemain Liga Super masih banyak yang memainkan sepak bola kasar sehingga dihadiahi kartu kuning, bahkan kartu merah. Salah satu yang mendapat kartu merah adalah gelandang PSIM Yogyakarta Adrian Purzycki.Â
Sebagai pemain asing dia tidak memberi contoh cara bermain yang elegan. Alih-alih memberi teladan sebagai pemain asing, dia malah memberi contoh buruk sehingga dihadiahi kartu merah.
Setelah dihukum dua pertandingan, kini dia mengaku senang bisa kembali membela timnya setelah terbebas dari sanksi hukuman kartu merah yang diterimanya dalam laga pekan kedua BRI Super League 2026/27 melawan Persebaya Surabaya pada 13 September lalu. Baru pekan kedua sudah kena kartu merah, sungguh tak dapat ditiru.
Kartu merah itu membuat Purzycki absen dalam dua laga berikutnya PSIM, yang diakhiri kekalahan 1-2 dari Madura United dan 0-4 dari Persija Jakarta. âCukup sulit hanya menonton pertandingan di pinggir lapangan tanpa berkontribusi, jadi saya senang bisa kembali dan saya berharap kami bisa memberikan performa yang terbaik di hari Jumat,â ujar Purzycki, dikutip dari laman resmi PSIM, Kamis.
Pada pekan kelima, PSIM akan menjamu PSM Makassar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (16/10) pukul 15.30 WIB. Laga ini menjadi kesempatan emas Laskar Mataram untuk memetik kemenangan pertamanya di musim ini, setelah mereka melalui empat laga sebelumnya dengan satu seri dan tiga kekalahan.
Satu-satunya laga yang membuahkan poin bagi PSIM adalah saat bermain imbang 1-1 melawan Persita Tangerang pada laga perdana, di mana ketika itu pencetak gol tunggal Laskar Mataram adalah Purzycki. âSaat ini saya merasa baik dan siap untuk memberikan performa yang baik agar kami mendapat tiga poin,â kata dia.
Mantan pemain yang pernah menimba ilmu di akademi Swansea City tersebut juga mengaku, selama menjalani sanksi larangan bermain, dia terus menjaga kebugaran fisiknya secara mandiri selama menepi sementara waktu. âSaya bisa berlatih lebih banyak dengan intensitas yang lebih tinggi, tentu ketika saya tidak bisa bermain saya harus mengimbangi pemain yang bermain dengan cara lain,â ucap Purzycki, pemain yang berasal dari Polandia tersebut.
Lebih lanjut, meski pertandingan besok sore tidak dapat dihadiri oleh para suporter, Purzycki berharap dukungan terus mengalir untuknya dan tim walaupun tidak secara langsung. âMeski besok laga akan dilaksanakan tanpa penonton, tapi kami berharap tetap bisa merasakan dukungan dari suporter walaupun tidak secara langsung. Kami akan bekerja keras untuk bisa memenangkan pertandingan,â kata Purzycki.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
InJourney Airports Pertahankan Predikat Terbaik Layanan Contact Center di Indonesia
-
Messi Sebut Mental Baja Jadi Kunci Argentina Singkirkan Inggris dan Lolos ke Final
-
Jakarta Jadi Tuan Rumah Pertama Harmony in Diversity Award 2026
-
Skema Bansos Barang Tak Lagi Disalurkan Pemerintah pada 2027, Semua Jadi Cash!
-
Produksi Ikan di Agam Digenjot! Pemkab Beri Pembinaan Teknis untuk Pembudidaya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.