Riset: Produk Kecantikan Premium dengan Harga Terjangkau Makin Diminati di E-Commerce
📅 Jumat, 16 Okt 2026, 21:45 WIB | Oleh: Haryo BronoJAKARTA — Konsumen Indonesia semakin berminat pada produk kecantikan dengan formulasi premium yang ditawarkan dengan harga terjangkau. Tren ini terlihat dari lonjakan penjualan serum berbahan aktif Polydeoxyribonucleotide (PDRN) hingga 42 kali lipat dalam dua tahun serta meningkatnya pangsa pasar parfum berkonsentrasi tinggi, extrait de parfum, di platform e-commerce.
Riset Compas.co.id, yang dikelola PT Telunjuk Komputasi Indonesia, mencatat nilai transaksi sektor barang konsumsi cepat habis atau fast-moving consumer goods (FMCG) di e-commerce Indonesia mencapai Rp88,4 triliun pada semester I 2026. Nilai tersebut tumbuh 29,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Di sektor kecantikan, produk dengan harga Rp200.000 ke bawah mendominasi pasar dengan pangsa 81 persen dari total nilai transaksi. Data tersebut mengindikasikan bahwa konsumen tidak selalu mengurangi kualitas produk yang dibeli, tetapi semakin mempertimbangkan harga yang sesuai dengan daya beli.
CEO Compas.co.id Hanindia Narendrata mengatakan, perubahan perilaku konsumen saat ini lebih mencerminkan keinginan mendapatkan formulasi produk berkualitas tinggi dengan harga yang lebih rasional.
“Pergeseran pasar kecantikan saat ini sering kali salah ditafsirkan. Konsumen tidak sedang menurunkan standar produk mereka. Yang terjadi adalah mereka naik kelas secara formula. Seperti memilih Extrait de Parfum atau serum PDRN, namun menunggu hingga produk tersebut tersedia di titik harga yang lebih terjangkau,” ujar Hanindia melalui keterangannya pada hari Jumat (16/10/2026).
Parfum Premium dan Serum PDRN Tumbuh Pesat
Perubahan preferensi konsumen terlihat pada kategori parfum. Produk extrait de parfum, yang memiliki konsentrasi minyak wangi tinggi, mencatatkan peningkatan pangsa pasar dari 8,1 persen pada awal 2024 menjadi 26,4 persen pada kuartal II 2026.
Nilai transaksi kategori tersebut mencapai Rp534 miliar per kuartal. Pertumbuhan juga ditopang oleh produk extrait de parfum dengan harga Rp50.000–Rp100.000. Pangsa produk pada rentang harga tersebut meningkat dari 13,2 persen menjadi 27,5 persen.
Tren serupa terjadi pada kategori perawatan wajah, khususnya serum yang mengandung PDRN. Bahan aktif ini semakin dikenal dalam produk perawatan kulit yang menyasar kebutuhan regenerasi dan perbaikan kondisi kulit.
Menurut riset Compas.co.id, nilai penjualan serum PDRN meningkat 42 kali lipat dalam dua tahun hingga mencapai Rp25,9 miliar per kuartal pada kuartal II 2026.
Dari sisi volume, penjualan serum PDRN melonjak dari 1.958 unit menjadi 199.430 unit. Pada periode yang sama, harga rata-rata produk turun dari Rp315.000 menjadi Rp130.000 per botol.
Penurunan harga tersebut berjalan seiring dengan peningkatan volume penjualan, menunjukkan bahwa produk dengan bahan aktif yang sebelumnya ditawarkan pada harga relatif tinggi semakin menjangkau konsumen yang lebih luas.
Brand Baru Bersaing dengan Pemain Mapan
Pertumbuhan pasar kecantikan digital juga menarik banyak pelaku usaha baru. Sepanjang semester I 2026, Compas.co.id mencatat kemunculan 4.219 brand kecantikan baru di platform e-commerce.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!