Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Persaingan di Perempat Final Wuhan Open Memanas, Swiatek dan Svitolina Hadapi Ujian Berat

📅 Jumat, 16 Okt 2026, 08:54 WIB | Oleh:

Kartal menghasilkan 14 winner dengan hanya delapan kesalahan sendiri. Ia bahkan memenangi 11 gim terakhir secara beruntun dalam pertandingan tersebut.

Yang membuat performanya semakin mengesankan, Wuhan baru menjadi turnamen ketiganya setelah absen enam bulan akibat cedera. Kartal juga telah menyingkirkan unggulan kesembilan Belinda Bencic dan belum kehilangan satu set pun dalam tiga pertandingan.

Pertemuan terakhir kedua pemain berlangsung pada awal tahun di Auckland. Svitolina menang tipis 6-4, 6-7 (2), 7-6 (5) dalam duel tiga set yang berlangsung ketat.

Jelena Ostapenko Hadapi Diana Shnaider

Duel perempat final lainnya mempertemukan unggulan ke-11 Diana Shnaider dengan Jelena Ostapenko. Keduanya belum pernah bertemu sebelumnya di level profesional, sehingga pertandingan ini akan menjadi pertemuan pertama mereka.

Shnaider datang ke Wuhan tanpa ekspektasi tinggi. Dalam dua penampilan sebelumnya di turnamen ini, ia selalu tersingkir pada babak pertama. Kondisinya juga tidak ideal setelah tampil di semifinal ganda di Beijing sebelum bertolak ke Wuhan.

“Ketika tiba di sini, secara mental saya sudah sangat lelah dan sama sekali tidak berharap bisa tampil bagus,” kata Shnaider.

Namun, petenis Russia itu justru tampil impresif. Ia memenangi ketiga pertandingan di Wuhan dalam dua set langsung. Pada babak ketiga, Shnaider menyingkirkan unggulan keenam Karolina Muchova dengan skor 7-5, 6-3.

Ostapenko menghadapi perjalanan yang lebih berat. Setelah hanya kehilangan dua gim saat mengalahkan Daria Kasatkina pada babak pertama, petenis Latvia itu harus bekerja keras menghadapi unggulan kedua Jessica Pegula.

Ostapenko kalah 2-6 pada set pertama, tetapi berhasil menyelamatkan tiga match point dalam tie-break set kedua sebelum menang 2-6, 7-6 (7), 6-3.

Ia kembali menjalani pertandingan tiga set pada Kamis saat mengalahkan Leylah Fernandez 6-1, 1-6, 6-4.

Pengalaman Ostapenko menjadi modal penting dalam menghadapi Shnaider. Ia pernah mencapai semifinal Wuhan pada 2017 dan kini berpeluang kembali melangkah jauh di turnamen tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Rona
IAS Group Raih Apresiasi da...
Advertisement
Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.