Padat Karya di 124 Lokasi Bantul Tuntas, Libatkan Ribuan Pekerja

Jumat, 16 Okt 2026, 17:30 WIB

BANTUL—Program padat karya infrastruktur yang tersebar di 124 lokasi di Kabupaten Bantul ditargetkan seluruhnya rampung pada Sabtu (17/10). Selain membangun corblok, talud, dan saluran drainase, program tersebut membuka kesempatan kerja bagi ribuan warga di wilayah setempat.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Perluasan Kesempatan Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Bantul Agung Kurniawan mengatakan sebagian besar pekerjaan telah selesai sehari sebelum batas waktu yang ditetapkan. Hanya dua lokasi yang masih membutuhkan penyelesaian akhir.

Ket. Foto: — Sumber: Dok. Antara

“Untuk progres pekerjaan padat karya secara umum hari ini sudah terpantau banyak pekerjaan yang sudah selesai, masih ada dua lokasi itu yang masih finishing karena pekerjaan itu relatif agak sulit,” katanya, Jumat (16/10).

Dua lokasi yang belum sepenuhnya rampung tersebut memiliki tingkat kesulitan pekerjaan lebih tinggi. Salah satunya berupa pembangunan talud pada dua sisi, sedangkan lokasi lainnya berada di tengah area persawahan sehingga material harus dilangsir menuju titik pekerjaan.

“Namun sejauh ini relatif masih kondusif, sudah ada beberapa tempat yang sudah selesai, ini kan tinggal finishing mungkin untuk pekerjaan-pekerjaan, dan pada 17 Oktober ini dipastikan sudah selesai semua,” katanya.

Agung menjelaskan pekerjaan di sejumlah lokasi saat ini lebih banyak memasuki tahap pemeliharaan dan pembersihan. Untuk pembangunan talud, pekerjaan yang tersisa antara lain menghaluskan bagian permukaan yang belum disemen.

Sementara pada infrastruktur corblok, pemeliharaan dilakukan melalui penyiraman secara rutin agar material memiliki kekuatan sesuai standar.

“Tinggal finishing mungkin pekerjaan seperti corblok itu tinggal pemeliharaan, dan penyiraman yang memang harus rutin terus dilakukan, biar reaksi kimia terhadap semen dan batuan material itu memang bisa maksimal, sehingga daya tekan itu memiliki kekuatan sesuai yang diharapkan,” katanya.

Bagian kanan dan kiri talud juga dirapikan dan diuruk. Penataan serupa dilakukan pada pekerjaan corblok untuk memastikan permukaan di sekitar infrastruktur aman bagi pengguna jalan.

Disnakertrans Bantul menyebut tidak ada kendala utama yang menghambat pelaksanaan program. Namun, hasil pemantauan menemukan pemasangan prasasti di beberapa lokasi yang tidak sesuai ketentuan.

“Ada beberapa prasasti yang dipasang di atas pekerjaan yang bukan pekerjaan yang kita jadikan padat karya, jadi dipasang di atas talud yang notabene talud itu bukan pekerjaan kita, sudah kita perintahkan untuk segera dibongkar dan diperbaiki,” katanya.

Program padat karya infrastruktur yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) DIY 2026 tersebut dilaksanakan di 124 lokasi. Setiap titik memperoleh anggaran Rp100 juta dan melibatkan 26 pekerja.

Dengan komposisi tersebut, pelaksanaan program di seluruh lokasi melibatkan sekitar 3.224 pekerja, dengan total alokasi anggaran sekitar Rp12,4 miliar.

“Padat karya infrastruktur ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat yang lebih luas, meningkatkan serapan tenaga kerja bagi pengangguran, masyarakat setengah penganggur, pekerja non formal, pekerja paruh waktu,” pungkas Agung.

Redaktur: Eko S

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.