Leeds Siap Adang Kebangkitan MU

Jumat, 16 Okt 2026, 07:04 WIB

LEEDS - Leeds United menjamu Manchester United di Elland Road, Minggu (18/10) malam waktu setempat. Ini laga sarat gengsi pada pekan ketujuh Liga Inggris 2026-2027. Kedua tim sama-sama berambisi bangkit setelah meraih hasil mengecewakan. Dengan rivalitas panjang dan dukungan suporter tuan rumah, pertandingan ini diperkirakan berlangsung ketat, mengandalkan duel fisik, tekanan tinggi, serta kecepatan serangan balik.

Leeds datang setelah kalah 1-2 dari Arsenal pada tanggal10 Oktober. Gol James Justin di menit ke-55 sempat menyamakan kedudukan sebelum Arsenal kembali unggul. Pelatih Daniel Farke berharap tim asuhannya mampu memanfaatkan atmosfer Elland Road untuk meraih kemenangan penting sekaligus memperbaiki konsistensi permainan.

Ket. Foto: Gelandang Leeds United asal Amerika Serikat, Brenden Aaronson (kanan), berebut bola dengan bek Manchester United asal Inggris, Luke Shaw (kiri), dalam pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Leeds United di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 13 April 2026. — Sumber: Paul ELLIS / AFP

Ethan Ampadu dan Anton Stach diperkirakan menjadi tumpuan di lini tengah. Sedangkan Dominic Calvert-Lewin dan Brenden Aaronson diharapkan mengancam melalui pergerakan cepat. Di lini belakang, Tarik Muharemovic dan Nico Elvedi harus bekerja keras meredam serangan MU. Leeds juga kehilangan Mateo Joseph, Joe Rodon, dan Daniel James akibat cedera.

Manchester United menghadapi tantangan setelah ditahan Tottenham Hotspur 1-1 di Old Trafford. Kemudian kalah 0-2 dari Atletico Madrid di Liga Champions, Selasa (13/10). Hasil tersebut menambah tekanan terhadap skuad asuhan Michael Carrick yang belum mampu menjaga kestabilan performa.

Bruno Fernandes diharapkan kembali menjadi motor kreativitas, dibantu Youri Tielemans dan Andrey Santos untuk mengendalikan tempo. Sementara itu, Bryan Mbeumo dan Marcus Rashford dapat memanfaatkan ruang di sisi lapangan. Namun, MU menghadapi masalah kebugaran karena Patrick Dorgu, Benjamin Sesko, Tom Heaton, dan Manuel Ugarte dilaporkan absen. Kondisi Luke Shaw juga masih diragukan setelah mengalami masalah fisik seusai melawan Tottenham.

Dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi, kedua tim sama-sama membukukan satu kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan. Leeds sempat menghajar Newcastle United 4-1. Tetapi kemudian kalah 3-6 dari Chelsea di Piala Liga Inggris dan takluk dari Arsenal. Mereka mencetak tujuh gol serta kebobolan 10 kali.

MU juga belum konsisten. Kemenangan 4-0 atas Sabah FK di Liga Champions menjadi hasil positif di tengah kesulitan domestik, termasuk kekalahan dari Manchester City dan hasil imbang melawan Tottenham serta Fulham. Dalam lima laga terakhir, MU mencetak tujuh gol dan kemasukan enam gol.

Leeds diperkirakan tampil agresif sejak awal, sedangkan MU harus menjaga ketenangan ketika menghadapi tekanan tuan rumah. Bagi Carrick, kemenangan dapat meredakan tekanan sekaligus memperbaiki kepercayaan diri tim. Sebaliknya, hasil buruk akan memperpanjang keraguan terhadap konsistensi Setan Merah.

Berebut Momentum

Sementara itu, Manchester City masih memimpin klasemen, tetapi kekalahan 2-4 dari Paris Saint-Germain menjadi peringatan bagi tim asuhan Enzo Maresca. City akan menjamu Ipswich Town di Stadion Etihad, Sabtu (17/10), dengan misi mempertahankan posisi teratas.

Maresca perlu memastikan lini tengah tetap mampu mengendalikan permainan tanpa mengabaikan perlindungan pertahanan. Ipswich berpeluang memanfaatkan serangan balik untuk mengeksploitasi ruang di belakang barisan belakang tuan rumah.

Arsenal berpeluang terus menekan City ketika bertandang ke markas Nottingham Forest, Minggu. Kemenangan 3-0 atas Lille di Eropa menjadi modal positif bagi skuad Mikel Arteta, yang tertinggal tiga poin dari pemuncak klasemen. Arsenal dituntut menjaga ketajaman sekaligus menghindari kesalahan saat kehilangan bola.

Liverpool bertandang ke markas Brentford, Sabtu (17/10), dengan kepercayaan diri setelah menang 6-3 atas LASK Linz di Liga Champions. Hasil itu menjadi respons atas kekalahan 0-3 dari Manchester City di Anfield.

Meski produktif, Liverpool tetap harus memperbaiki organisasi pertahanan ketika kehilangan bola. Brentford dapat memanfaatkan ruang antarlini jika tim tamu terlalu agresif menyerang. Rotasi pemain juga menjadi pertimbangan untuk mengantisipasi kelelahan akibat jadwal padat.

Everton menjamu Chelsea pada Sabtu dalam persaingan menuju empat besar. Kedua tim mengoleksi 10 poin, sedangkan Chelsea datang setelah menang telak 5-1 atas Bournemouth. ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.