Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IIHUS dan DPR Minta Evaluasi Total Pelaksanaan Ibadah Haji 2026

📅 Jumat, 16 Okt 2026, 00:40 WIB | Oleh:
IIHUS dan DPR Minta Evaluasi Total Pelaksanaan Ibadah Haji 2026 Doc: ANTARA/HO-IIHUS
Ket. Diskusi Publik Menyongsong Haji 2027: Catatan, Evaluasi dan Proyeksi yang diselenggarakan Indonesian Institute for Hajj and Umrah, di Jakarta, Kamis (15/10/2026).

JAKARTA - Indonesian Institute for Hajj and Umrah Studies (IIHUS) menyatakan evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 2026 harus berujung pada perbaikan tata kelola yang nyata agar tak terulang kembali pada pelaksanaan haji 2027.  

Direktur Eksekutif IIHUS Muhammad Sukron mengatakan evaluasi penyelenggaraan haji tidak boleh berhenti sebagai laporan administratif tahunan, tetapi harus menjadi dasar pembenahan sistem dan peningkatan kualitas pelayanan kepada jamaah. 

“Kita perlu bergerak dari sekadar menyelesaikan masalah menjadi membangun sistem yang mampu mencegah masalah,” kata Sukron di Jakarta, Kamis. 

Adapun evaluasi yang mesti menjadi prioritas yakni menyangkut kesehatan jamaah, akurasi data, koordinasi antarlembaga, dan transparansi pengelolaan.

Menurut dia, penyelenggaraan haji merupakan pelayanan publik dengan tingkat kompleksitas tinggi karena melibatkan jutaan orang, kementerian dan lembaga negara, pemerintah daerah, mitra penyelenggara, serta berbagai pemangku kepentingan di Arab Saudi.  

Karena itu, keberhasilan penyelenggaraan haji tidak cukup diukur dari keberangkatan dan kepulangan jamaah, tetapi juga dari kualitas pelayanan, keselamatan, efektivitas tata kelola, dan kemampuan pemerintah menyelesaikan persoalan secara sistematis. 

IIHUS mengapresiasi sejumlah kebijakan dan inovasi pemerintah yang dinilai memberikan dampak positif dalam penyelenggaraan Haji 2026.  

Namun, apresiasi tersebut perlu disertai evaluasi kritis terhadap berbagai aspek yang masih membutuhkan pembenahan, mulai dari regulasi, pembiayaan, kuota, transportasi, akomodasi, konsumsi, kesehatan, pembinaan, hingga perlindungan jamaah.  

Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina menyoroti persoalan pemenuhan persyaratan kesehatan atau istitha’ah yang dinilai masih perlu mendapat perhatian serius.   

Ia mengungkapkan masih ditemukan calon peserta haji yang dinilai belum memenuhi persyaratan kesehatan, tetapi tetap dapat berangkat ke Tanah Suci.

“Masih sangat banyak jamaah yang sejatinya tidak memenuhi syarat kesehatan atau istitha’ah, tetapi masih bisa berangkat,” kata Selly.

Menurut dia, persyaratan istitha’ah tidak semestinya hanya diperlakukan sebagai prosedur administratif, melainkan harus menjadi instrumen perlindungan untuk memastikan peserta haji mampu menjalankan ibadah dengan mempertimbangkan kondisi kesehatannya.

Persoalan tersebut menjadi catatan penting karena pelaksanaan ibadah haji menuntut kesiapan fisik, sementara pengabaian terhadap persyaratan kesehatan berpotensi meningkatkan risiko selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah.

Selain aspek kesehatan, Selly menyoroti transparansi serta komunikasi antara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) dengan DPR RI yang menurut dia masih perlu diperkuat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Ekonomi India Diproyeksi La...

Dubes AS untuk Yunani Mundur kaena Pelanggaran Etika

35 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Dubes AS untuk Yunani Mundu...

Mentan Jepang Mengundurkan Diri

40 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Mentan Jepang Mengundurkan ...
Luar Negeri
Kapal Induk Tiongkok akan G...
Nasional
BMKG Sebut Penyebab Panas T...
Megapolitan
Ternyata Perut Bumi Jakarta...
Advertisement
Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.