Tangani Karhutla, Kemenko Pangan Libatkan Hampir 500 Unit Usaha
📅 Kamis, 15 Okt 2026, 13:46 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA – Kementerian Koordinator (Kemenko) bidang Pangan berencana melibatkan hampir 500 unit usaha di Kalimantan Tengah untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bersama pemerintah daerah dan instansi terkait.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, mengatakan pelibatan tersebut akan mengutamakan kerja sama dengan pelaku usaha sektor perkebunan dan kehutanan yang memiliki sumber daya untuk mendukung penanganan karhutla.
"Hari ini di Kalimantan Tengah kita gerakkan hampir 500 unit," kata Hanif seusai rapat koordinasi penanggulangan karhutla di Jakarta, Kamis.
Ia menjelaskan pengerahan dunia usaha dimaksudkan untuk memperkuat langkah pengendalian kebakaran yang telah dilakukan pemerintah provinsi dan kabupaten, terutama di wilayah yang membutuhkan tambahan dukungan personel dan peralatan.
Menurut Hanif, pola kerja sama pemerintah dengan dunia usaha tersebut telah diterapkan di Kalimantan Selatan dan akan diperluas ke Kalimantan Tengah dengan menyesuaikan kondisi lapangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Metodologi ini, kerja sama badan usaha dengan pemerintah, kita perluas," ujarnya.
Hanif menyampaikan pemerintah telah mengidentifikasi sejumlah kawasan yang memerlukan penanganan bersama di Kalimantan Tengah, terutama di Kota Palangka Raya dan Kabupaten Pulang Pisau.
Namun, sebelum menentukan langkah operasional, tim akan melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan kondisi kawasan, kebutuhan sumber daya, serta metode penanganan yang sesuai.
"Setelah ini, maka tim akan melakukan verifikasi lapangan untuk menentukan langkah-langkah di dalam rangka penanganan seperti yang kita lakukan di Kalimantan Selatan," katanya.
Ia menjelaskan identifikasi awal tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai informasi, antara lain keberadaan titik panas, jaringan kanal dan jalan, serta sumber air yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pemadaman.
Sebagai pembanding, Kemenko Pangan sebelumnya menggandeng sekitar 350 perusahaan untuk memperkuat penanganan karhutla pada areal sekitar 10.000 hektare lahan pertanian dan gambut di Kalimantan Selatan.
Dalam penanganan tersebut, perusahaan dilibatkan secara bertahap melalui penyediaan personel dan peralatan untuk membantu kegiatan pemerintah daerah, TNI, Polri, serta unsur masyarakat.
Wamenko Pangan menyatakan keterlibatan pelaku usaha juga diharapkan dapat menjangkau penanganan kebakaran di luar wilayah konsesi masing-masing melalui kontribusi sukarela, tanpa mengurangi tanggung jawab perusahaan terhadap areal yang dikelola.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Eddy Martono mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan anggota untuk memeriksa kesiapan peralatan dan memperkuat kewaspadaan menghadapi karhutla.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!