Pemkot Jakarta Selatan Siapkan Pengawasan untuk Cegah Lapak Liar di Setu Babakan

Kamis, 15 Okt 2026, 12:24 WIB

JAKARTA – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) melakukan penguatan pengawasan di kawasan Setu Babakan, Jagakarsa, untuk mencegah munculnya kembali lapak dan bangunan liar setelah penataan kawasan tersebut.

"Insya Allah, kita penambahan juga pengawasan dan penjagaan di sini, tapi yang ke depannya adalah kesadaran kita semua yang kita akan bentuk bahwa ini tanggung jawab bukan tanggung jawab pemerintah saja, tapi masyarakat yang ada di sini juga," kata Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Firmanuddin Ibrahim dalam penataan kawasan UPK PBB Setu Babakan Jagakarsa di Jakarta, Kamis (15/10).

Ket. Foto: Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan melakukan penataan kawasan Unit Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi (UPK PBB) Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis (15/10/2026). — Sumber: ANTARA

Dia mengatakan upaya pencegahan itu dilakukan melalui sinergi pemerintah kota, kecamatan, kelurahan, hingga pengurus RT dan RW serta masyarakat setempat.

Pemerintah, kata dia, tidak hanya mengandalkan larangan berjualan di lokasi yang tidak diperuntukkan bagi aktivitas perdagangan, tetapi juga berupaya membangun kesadaran masyarakat mengenai fungsi kawasan tersebut.

"Setu Babakan merupakan destinasi wisata, sarana pendidikan, sekaligus kawasan pelestarian kebudayaan Betawi yang perlu dijaga bersama," ujar Firmanuddin.

Untuk itu, dia menegaskan penataan Setu Babakan tidak hanya berfokus pada penertiban pedagang, tetapi juga pembenahan infrastruktur pendukung kawasan wisata.

Secara keseluruhan, terdapat total 224 pedagang yang terdata, dan sebagian besar telah membongkar kios serta memindahkan barang-barang mereka, baik secara mandiri maupun dengan bantuan petugas.

Selain penertiban pedagang, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menindaklanjuti pembenahan saluran air melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA), serta penataan jalan dan jalur pedestrian bersama Dinas Bina Marga.

Penataan tersebut melibatkan sejumlah perangkat daerah agar pembenahan kawasan dapat dilakukan secara terpadu.

Melalui pengawasan dan keterlibatan masyarakat, Pemkot Jaksel berharap penataan Setu Babakan dapat berlangsung secara berkelanjutan sehingga fungsi kawasan sebagai destinasi wisata dan pelestarian budaya Betawi tetap terjaga. 

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.