Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengapa 7.500 Obor Dinyalakan Saat HUT Kulon Progo? Ini Makna di Baliknya

📅 Kamis, 15 Okt 2026, 01:07 WIB | Oleh:

"Tadi malam saya masih mengawal penyelesaian masalah air sampai jam 11 malam, turun langsung ke pos-pos penanganan. Cari solusi jangka pendeknya agar langsung selesai, dan jangka panjangnya agar aliran air terus lancar sampai ke sana. Itu kerja riil yang terus kita jalankan," terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kulon Progo Joko Mursito membeberkan detail teknis penyelenggaraan Peringatan Hari Jadi ke-75 Kulon Progo tersebut. Puncak acara dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 15 Oktober 2026, pukul 19.30 WIB di Alun-Alun Wates.

Peringatan tahun ini mengusung tema agung "Nyawiji Anjayeng Bawana" yang melambangkan semangat persatuan yang padu serta visi besar Kabupaten Kulon Progo untuk berkontribusi nyata bagi Nusantara.

Joko Mursito mengungkapkan pertunjukan seni kolosal yang disiapkan mengambil inspirasi utama dari lakon dan kearifan lokal "Api di Bukit Menoreh" dan filosofi api tersebut ditegaskan sebagai nyala bara semangat untuk menerjang berbagai tantangan zaman.

"Inspirasi utamanya adalah Api di Bukit Menoreh. Api di sini bukan sekadar kobaran fisik, melainkan simbol bara semangat masyarakat Kulon Progo dalam menghadapi dinamika dan tantangan zaman," terang Joko Mursito.

Secara teknis, prosesi penyalaan obor akan diawali secara simbolis oleh Ngarsa Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X. Api utama tersebut kemudian diteruskan secara estafet kepada para panewu (Camat) dan seluruh peserta upacara yang memegang obor.

Joko menekankan aksi penyalaan 7.500 obor yang dinyalakan bersamaan pada puncak acara ini dirancang berlangsung singkat dan terisolasi dengan aman di area pertunjukan. 

Pengawasan ketat dilakukan agar atraksi kebudayaan ini berjalan aman, tertib, dan tidak membahayakan lingkungan sekitar.

Di puncak pertunjukan kolosal, panitia akan menampilkan prosesi berupa pembentangan bendera Merah Putih berukuran besar yang dipadukan dengan pementasan peta Kulon Progo. Momen ini dirancang sebagai penegas semangat kebangsaan dan rasa cinta tanah air.

Pagelaran budaya ini melibatkan ribuan seniman dan masyarakat Kulon Progo dari berbagai lintas generasi, sedikitnya ada 75 sinden, 750 penari, serta 40 pelukis lintas usia asal Kulon Progo yang siap menunjukkan kebolehan mereka.

"Penyelenggaraan ini diharapkan tidak hanya menjadi tontonan budaya yang megah, tetapi juga menjadi tuntunan yang menyatukan seluruh elemen warga Kulon Progo dalam meraih masa depan yang lebih maju," katanya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Upaya Merapikan Kabel Utilitas di Kota Bogor

23 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Merapikan Kabel Utili...
Luar Negeri
Paus Leo XIV Jalani Pemulih...
Luar Negeri
Kelompok Houthi Serang Aramco
Megapolitan
Visi Daerah, Desa Menjadi A...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.