Dorong Efisiensi Industri, SUN Integrasikan Energi Surya dan Elektrifikasi
📅 Kamis, 15 Okt 2026, 21:47 WIB | Oleh: Haryo Brono“Elektrifikasi armada perlu dirancang sebagai bagian dari sistem operasional, bukan hanya melalui penggantian kendaraan. Infrastruktur pengisian daya, pembiayaan, pemeliharaan, dan sumber energi perlu dipersiapkan secara bersamaan agar transisi dapat berjalan efektif dan terukur,” kata Karina.
Kembangkan PLTS Skala Besar
Selain memperluas solusi elektrifikasi industri, SUN memperkuat pengembangan proyek energi surya berskala besar sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang.
Indonesia memiliki potensi energi surya sekitar 3.200 gigawatt-peak (GWp). Potensi tersebut membuka peluang pengembangan PLTS untuk memenuhi kebutuhan sektor komersial dan industri maupun proyek berskala besar.
Sebaiknya Anda baca juga:
SUN saat ini memiliki portofolio rencana pengembangan proyek energi surya (pipeline) lebih dari 40 MWp yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia. Proyek-proyek tersebut masih berada dalam tahap pengembangan.
Perusahaan juga memperluas perannya sebagai Independent Power Producer (IPP) atau produsen listrik independen untuk membangun aset energi bersih berorientasi jangka panjang.
Melalui peran tersebut, SUN berharap dapat meningkatkan kontribusi sektor swasta dalam penambahan kapasitas energi terbarukan nasional. Pengembangan bisnis ini juga diarahkan untuk mendukung visi pengembangan kapasitas energi surya sebesar 100 GWp di Indonesia.
Fokus pada Efisiensi dan Ketahanan Energi
Pada dekade berikutnya, SUN akan memperkuat pengembangan aset energi bersih dan solusi elektrifikasi di sektor-sektor strategis. Integrasi PLTS, penyimpanan energi, sistem manajemen energi, kendaraan listrik, infrastruktur pengisian daya, dan teknologi digital menjadi bagian dari pendekatan perusahaan.
Melalui solusi tersebut, SUN berupaya membantu pelanggan meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat ketahanan energi, serta mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.
Perusahaan juga akan melanjutkan kolaborasi dengan pemerintah, regulator, PT PLN (Persero), asosiasi industri, pengelola kawasan industri, lembaga pembiayaan, mitra teknologi, pemasok, serta kontraktor rekayasa, pengadaan, dan konstruksi atau engineering, procurement, and construction (EPC).
Dengan pengalaman mengembangkan proyek energi bersih selama satu dekade, SUN memasuki fase pertumbuhan baru dengan memperluas perannya sebagai mitra elektrifikasi industri. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan mendukung daya saing industri sekaligus mendorong percepatan transisi energi di Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!