Cegah Kanker Sejak Dini, YKPI Ajak Siswa Sulut Rutin Lakukan Sadari

Kamis, 15 Okt 2026, 05:38 WIB

MANADO - Ketua Umum Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) Linda Agum Gumelar mengajak para siswa di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) agar rutin melakukan pemeriksaan payudara sendiri (Sadari) sebagai langkah deteksi dini kanker payudara.

"Kami mengajak semua perempuan, khususnya generasi muda untuk rutin melakukan Sadari sehingga bisa secara dini mengetahui jika ada jaringan kanker," kata Linda, pada Kegiatan Sosialisasi Sadari untuk Deteksi Dini Kanker Payudara, di Graha Gubernuran Manado, Rabu.

Ket. Foto: Ketua Umum Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) Linda Agum Gumelar bersama Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara Anik Yulius Selvanus, pada Kegiatan Sosialisasi Sadari untuk Deteksi Dini Kanker Payudara, di Manado, Rabu (14/10). — Sumber: Antara foto

Linda mengatakan kanker payudara yang masih menjadi salah satu kanker dengan kasus tertinggi pada perempuan. 

Ia juga menyampaikan keprihatinan atas kasus yang terus bertambah berdasarkan data tahun 2024.

Menurut Linda, sosialisasi dan edukasi mengenai kanker payudara perlu terus dilakukan agar semakin banyak perempuan memahami pentingnya deteksi dini dan tidak menunda pemeriksaan ketika menemukan perubahan pada payudara.

"Deteksi dini merupakan salah satu cara yang sangat mudah dilakukan dan aman. Ini sekiranya juga bisa dikerjakan secara rutin. Kita jangan hanya berhenti di materi saja," kata Linda.

Dia menegaskan, kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan secara medis juga perlu ditingkatkan. 

Linda mengatakan Sulut telah memiliki dokter yang menangani kanker payudara di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Karena itu, ia berharap fasilitas dan tenaga medis yang tersedia dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan pemeriksaan serta memperoleh penanganan yang tepat.

“Semoga ini bisa dimanfaatkan, sehingga kita semua sehat. Lakukan Sadari,” ajaknya.

Linda juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menyebarluaskan pengetahuan mengenai deteksi dini kanker payudara kepada lingkungan terdekat, termasuk keluarga dan teman sebaya.

Menurutnya, edukasi yang diberikan kepada para siswi saat ini mungkin belum langsung memperlihatkan hasil, tetapi dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan perempuan pada masa mendatang apabila pencegahan dan deteksi dini dilakukan sejak dini.

Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara Anik Yulius Selvanus mengatakan apresiasi kepada YKPI yang telah menginisiasi kegiatan sosialisasi tersebut.

“Atas nama seluruh yang hadir, saya menyambut dan memberikan apresiasi kepada Yayasan Kanker Payudara Indonesia yang sudah boleh menginisiasi kegiatan ini,” ungkap Anik.

Ia berpesan kepada para siswi yang mengikuti sosialisasi agar ilmu yang diperoleh tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga dibagikan kepada keluarga di rumah.

“Pesan saya kepada siswi generasi muda, ilmu yang didapat lewat sosialisasi ini bermanfaat dan berguna, tidak hanya pada diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga di rumah. Lebih baik mencegah daripada mengobati,” katanya.

Kegiatan ini kerja sama antara YKPI, Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dan Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Sulut, serta organisasi perempuan yang ada di Sulut.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.