Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Makassar Siapkan Satu Kontainer Masker untuk Hadapi Kabut Asap

5 Kamis, 15 Okt 2026, 15:24 WIB | Oleh:
BPBD Makassar Siapkan Satu Kontainer Masker untuk Hadapi Kabut Asap BPBD Makassar Siapkan Satu Kontainer Masker untuk Hadapi Kabut Asap Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Makassar
Ket. Ilustrasi. Masker yang disiapkan BPBD Makassar yang diperuntukkan bagi masyarakat rentan sebagai upaya mencegah terjadinya penyakit asap.

Makassar -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menyiapkan stok masker sebanyak satu kontainer untuk melindungi masyarakat, khususnya kelompok rentan, dari dampak penurunan kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Beberapa hari terakhir langit Makassar tidak tampak cerah seperti biasanya, kondisi langit terlihat tertutup kabut asap dari berbagai kebakaran hutan yang terjadi di sejumlah daerah Sulawesi Selatan (Sulsel), dan hutan Pulau Kalimantan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar M Fadli Tahar di Makassar, Kamis, mengatakan sebagian masker tersebut telah disalurkan kepada masyarakat dengan memprioritaskan anak-anak, lanjut usia (lansia), serta kelompok masyarakat yang berisiko terdampak penurunan kualitas udara.

“Sebagian sudah kami salurkan kepada masyarakat, dengan prioritas bagi kelompok rentan yang membutuhkan perlindungan lebih, seperti anak-anak, lansia, dan masyarakat yang berisiko terdampak penurunan kualitas udara,” katanya.

Ia menjelaskan penyediaan dan distribusi masker tersebut merupakan bagian dari upaya kesiapsiagaan BPBD Makassar dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, sekaligus mengantisipasi risiko kesehatan akibat kondisi lingkungan.

Menurut dia, upaya penanggulangan bencana tidak hanya dilakukan ketika bencana terjadi, tetapi juga melalui langkah-langkah pencegahan dan mitigasi untuk mengurangi risiko yang dapat mengancam keselamatan masyarakat.

Fadli juga mengajak relawan, komunitas kebencanaan, dunia usaha, dan pihak swasta, untuk berpartisipasi dalam gerakan kemanusiaan melalui dukungan masker maupun bantuan lain yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Bantuan dari berbagai pihak, kata dia, diharapkan terkoordinasi melalui BPBD Kota Makassar agar pendataan, pemetaan kebutuhan, dan distribusi dapat dilakukan secara terarah dan tepat sasaran.

Dengan koordinasi tersebut, lanjutnya, bantuan diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan, terutama kelompok rentan yang memerlukan perlindungan lebih terhadap dampak penurunan kualitas udara.

Melalui Gerakan Masker (Gemas), BPBD Makassar mendorong keterlibatan berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong, meningkatkan kesiapsiagaan, dan membangun kepedulian terhadap perlindungan kesehatan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
BMKG: Jakarta Diperkirakan ...
Nasional
Perpusnas Ajukan Dua Naskah...
Daerah
Jelang Natal, Pemprov Sulaw...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.