Zverev Nomor Satu Dunia

Rabu, 14 Okt 2026, 06:48 WIB

SHANGHAI - Petenis Jerman Alexander Zverev memastikan diri menempati ranking nomor satu dunia di akhir musim setelah Carlos Alcaraz tersingkir pada babak ketiga turnamen Shanghai Masters. Bagi Zverev, pencapaian ini melengkapi musim terbaik dalam kariernya. Petenis berusia 29 tahun itu sebelumnya menjuarai Prancis Open bulan Juni dan US Open bulan September. Gelar di Paris menjadi trofi Grand Slam pertamanya.

“Ini musim yang luar biasa bagi saya. Menjuarai turnamen di Paris dan New York. Kemudian mengetahui bahwa saya akan mengakhiri tahun di puncak peringkat dunia, merupakan mimpi yang menjadi kenyataan,” ujar Zverev. Dia juga menyoroti perjuangannya kembali ke level tertinggi setelah mengalami cedera pergelangan kaki serius di semifinal Prancis Open 2022. Cedera tersebut sempat mengancam kelanjutan kariernya.

Ket. Foto: Petenis Jerman Alexander Zverev merayakan kemenangan atas petenis Prancis Quentin Halys dalam pertandingan tunggal putra turnamen tenis Shanghai Masters di Shanghai pada 11 Oktober 2026. — Sumber: Hector RETAMAL / AFP

Zverev menjadi petenis putra Jerman pertama yang menutup musim di posisi teratas dunia. Namun, persaingan tahun ini turut dipengaruhi absennya para pesaing utama. Jannik Sinner mengakhiri musim lebih awal akibat cedera lutut setelah Wimbledon. Sedangkan Alcaraz sempat menepi selama beberapa bulan karena cedera pergelangan tangan.

Di luar lapangan, Zverev masih menghadapi sorotan terkait tuduhan kekerasan dalam rumah tangga dari dua mantan pasangannya, yang telah dibantahnya. ATP menyelidiki salah satu tuduhan dan menyatakan bukti yang tersedia tidak cukup untuk menjatuhkan sanksi. Kasus lainnya berakhir setelah kesepakatan penyelesaian dicapai pada bulan Juni 2024.

Di sektor putri, Zheng Qinwen menjadi pusat perhatian setelah merebut gelar China Open untuk pertama kalinya bagi petenis tuan rumah sejak turnamen itu dimulai pada tahun 1994. Keberhasilan ini menandai kebangkitan Zheng setelah menjalani operasi siku pada bulan Juli tahun sebelumnya. Peringkatnya sempat merosot ke posisi ke-160 pada bulan Juni. Namun, setelah menjalani latihan intensif di Florida menjelang US Open, dia menang 14 dari 16 pertandingan berikutnya.

Hasil tersebut mengangkat Zheng dari peringkat ke-54 ke posisi ke-23 dunia. Meski kalah di final dari Zheng, petenis Russia Mirra Andreeva tetap mencatat pencapaian penting. Petenis berusia 19 tahun itu naik dari peringkat kelima ke posisi ketiga dunia. Ini menjadi pemain termuda yang menembus tiga besar sejak Maria Sharapova pada bulan Februari 2005.

Andreeva telah mencapai lima final sepanjang musim ini, menyamai catatan Elena Rybakina, Aryna Sabalenka, dan Jessica Pegula. Petenis Ceko Nikola Bartunkova juga menembus 30 besar dengan menempati peringkat ke-29 setelah mencapai semifinal WTA 1000 pertamanya. Sementara itu, Alina Charaeva masuk 100 besar untuk pertama kalinya setelah menyingkirkan Rybakina di Beijing.

Elise Mertens naik ke posisi ke-14 setelah mencapai semifinal dan mengalahkan Coco Gauff serta Iga Swiatek. Adapun Svitolina menempati peringkat keenam, posisi terbaiknya sejak September 2021. ben/G-1

  • Shanghai Masters 2026

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.