Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petugas Gabungan Berusaha Keras Tangani Kebakaran Besar Di Wilayah Kandan-Kalteng

📅 Rabu, 14 Okt 2026, 11:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Petugas Gabungan Berusaha Keras Tangani Kebakaran Besar Di Wilayah Kandan-Kalteng Doc: ANTARA
Ket. Kapolres Kotim AKBP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra W ikut berjibaku memadamkan kebakaran lahan di Desa Kandan Kecamatan Kota Besi, Selasa malam (13/10/2026).

SAMPIT – Petugas gabungan berjibaku berupaya memadamkan kebakaran lahan cukup besar yang terjadi di Desa Kandan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng).

"Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama guna mempercepat penanganan titik api serta meminimalisasi dampak kebakaran terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar," kata Kapolres Kabupaten Kotawaringi Timur AKBP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra di Sampit, Rabu (14/10).

Luas lahan yang terbakar di lokasi tersebut menjadi perhatian Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD). Kapolres juga ikut berjibaku bersama personel memadamkan api. Di tengah belukar dan suasana gelap, Kapolres berada di depan mengarahkan nozzle pemadam kebakaran untuk memadamkan api di lahan gambut.

Menurut Kadek, kehadiran FKPD di lokasi kebakaran menunjukkan kekompakan dan keseriusan bersama dalam upaya mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di daerah setempat.

Pemerintah daerah, TNI, Polri dan relawan bersama-sama bahu-membahu melakukan pemadaman di lokasi kebakaran. Ini menjadi ikhtiar dalam penanganan dan pencegahan meluasnya kebakaran lahan.

"Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Warga diminta berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kandan, Kecamatan Kota Besi Agus Prawito yang dikonfirmasi mengatakan kebakaran di lokasi tersebut terjadi sejak Sabtu malam (10/10).

Saat ini kebakaran di kebun warga sedang tahap pendinginan oleh petugas, namun kebakaran masih terjadi di lahan eks perusahaan yang beberapa waktu lalu disita oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan.

"Lahan warga yang terbakar sekitar 15 hektare. Kalau di wilayah eks perusahaan tidak bisa diperkirakan luasnya. Itu lahan sitaan," kata Agus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Daerah
Meski Kemarau Panjang, DKP ...
Nasional
Pendiri Sariayu Martha Tila...
Advertisement
Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bantargebang, Pemkot Bekasi Bidik Tenaga Kerja Lokal.

Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bantargebang, Pemkot Bekasi Bidik Tenaga Kerja Lokal.

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.