Operasi Senyap Dini Hari, Marinir Tangkap Petinggi OPM Zakarias Fatem Tanpa Letusan Senjata

Rabu, 14 Okt 2026, 17:42 WIB

JAKARTA - Prajurit Korps Marinir TNI AL berhasil menangkap Wakil Panglima Kodap IV Soraya Organisasi Papua Merdeka (OPM) Zakarias Fatem dalam operasi senyap di Papua Barat Daya, Rabu (14/10). 

"Prajurit Satgas Gobang VII Yonif 9 Marinir di bawah pimpinan Letkol Marinir Laili Nugroho berhasil menangkap Zakarias Fatem, yang disebut sebagai Wakil Panglima Kodap IV Soraya," kata Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir Kolonel (Mar) Rana Karyana dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Rabu.

Ket. Foto: Tangkapan layar video penangkapan Wakil Panglima Kodap IV Soraya OPM Zakarias Fatem oleh Prajurit Korps Marinir, Rabu (14/10/2026). — Sumber: ANTARA/Ho-Pen Marinir

Rana mengatakan Zakarias ditangkap dalam operasi senyap yang dilakukan pukul 00.45 WIT, dini hari tadi.

Video penangkap Zakarias pun sempat diunggah di akun resmi Marinir yakni @marinir_tni_al.

Dalam video tersebut, Zakarias yang mengenakan kaus oranye ditangkap di sebuah rumah. Di di tangkap tanpa perlawanan kepada petugas.

Personel Marinir yang menangkap Zakarias pun terlihat tidak melakukan tindakan kekerasan ataupun kontak senjata.

Keterangan tertulis yang diunggah bersamaan dengan video tersebut tidak menyebutkan di mana lokasi rumah tempat Zakarias di tangkap.

Rana melanjutkan, personelnya juga menyita beberapa barang bukti milik Zakarias.

"Barang bukti satu pucuk senapan angin, satu buah bendera Bintang Kejora, dua buah gelang rotan, dua buah gelang bermotif warna OPM, dua buah senter kepala, uang tunai sebesar Rp76.000, satu buah dompet, satu buah lampu darurat, enam potong pakaian, satu bilah pisau, satu buah sisir, satu buah sikat gigi, tiga buah silet, dua buah cincin besi, satu buah korek api, satu lembar foto pribadi, serta tiga buah obat-obatan," kata Rana.

Dia melanjutkan, hingga saat ini Zakarias dibawa ke Kotis Satgas Gobang VII Yonif 9 Marinir untuk menjalani pemeriksaan.

Pemeriksaan dilakukan untuk mencari tahu rencana pergerakan OPM selanjutnya.

"Pemeriksaan ini membuka peluang untuk memperoleh informasi lebih mendalam terkait dugaan aktivitas dan keterlibatannya dalam kelompok bersenjata di wilayah Papua Barat Daya," tutup Rana.

  • papua barat daya
  • opm
  • zakarias fatem
  • korps marinir tni al
  • kodap IV soraya
  • satgas gobang VII

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.