Benahi TPA Sampah Pasirbajing, Bupati Garut Siap Menaikkan Anggaran Dua Kali Lipat

Rabu, 14 Okt 2026, 08:03 WIB

GARUT – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyatakan siap menaikkan dua kali lipat anggaran untuk membenahi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Pasirbajing di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat sehingga bisa lebih baik pengelolaan dan meminimalisasi dampak buruknya.

"Tadi yang diatensi kita mengalokasikan hampir dua kali lipat dana untuk pembenahan di sini. Ya, tadinya ini kita sudah dua kali lipat, dan itu juga sangat tentatif," kata Abdusy Syakur kepada wartawan usai meninjau daerah yang terdampak kebakaran sampah di TPA Pasirbajing, Garut, Selasa (13/10).

Ket. Foto: Bupati Garut Abdusy Syakur Amin (kiri) menerima audiensi dengan warga di lokasi TPA Pasirbajing, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (13/10/2026). — Sumber: ANTARA

Ia menuturkan, TPA Pasirbajing merupakan satu-satunya TPA yang dimiliki Pemkab Garut dengan luas lahan sekitar 17 hektare untuk menampung sampah setiap hari dari sejumlah daerah di Garut.

Pemkab Garut, kata dia, akan melakukan penataan sejumlah lokasi di TPA agar lebih optimal untuk pengelolaan sampahnya, salah satunya dengan melakukan pendekatan metode pengelolaan sampah melalui penimbunan dan pengendalian sampah secara terencana.

"Kita akan manfaatkan, tapi dengan pendekatan yang 'sanitary', dan kita akan coba beberapa tempat," katanya.

Ia menyampaikan, untuk membenahi TPA Pasirbajing tersebut tentunya harus membutuhkan anggaran yang memadai, untuk itu Pemkab Garut akan menambah anggarannya.

Semula, lanjut dia, Pemkab Garut mengalokasikan anggaran Rp5 miliar, untuk tahun depan direncanakan bisa ditambah dua kali lipat menjadi Rp10 miliar atau lebih yang disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah.

"Kita tahun kemarin cuma Rp5 miliar, kita tahun depan Rp10 miliar, dan ini juga mungkin kita tambah lagi, lihat kondisi keuangan yang kita miliki, kondisi fiskal," katanya.

Ia menegaskan, penambahan anggaran untuk pembenahan TPA Pasirbajing itu sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah agar satu-satunya TPA di Garut bisa lebih dioptimalkan.

Menurut dia, mencari tempat untuk TPA baru di Garut kemungkinan akan sulit, untuk itu lebih baik memanfaatkan TPA yang sudah ada apalagi lokasi saat ini strategis karena tidak jauh dari Jalan Raya Bandung-Garut.

"Tidak mudah mencari pengganti lahan seluas ini, dan sestrategis ini," katanya.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.