Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Beda Pendapat soal Pola Asuh Bayi? Psikolog UI Sarankan Libatkan Dokter Anak

📅 Rabu, 14 Okt 2026, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Beda Pendapat soal Pola Asuh Bayi? Psikolog UI Sarankan Libatkan Dokter Anak Doc: Antara
Ket. Ilustrasi orang tua memberi makan anak.

Jakarta - Psikolog Universitas Indonesia Prof. Dr. Rose Mini Agoes Salim, M.Psi., Psikolog, menyarankan orang tua mengajak kakek-nenek berkonsultasi dengan dokter anak ketika terjadi perbedaan pendapat mengenai pola pengasuhan, terutama yang berkaitan dengan kesehatan dan keselamatan bayi.

Rose mengatakan penjelasan tenaga ahli dapat membantu keluarga memahami kebutuhan anak berdasarkan informasi medis yang dapat dipertanggungjawabkan, sehingga perbedaan pandangan tidak berujung pada konflik antargenerasi.

“Data itu bisa dari penelitian, bisa kita ajak orang tua kita ke dokter anak, agar dia tahu dari orang berbeda yang kemudian punya keahlian dalam bidang itu untuk penjelasannya,” kata Rose di Jakarta, Selasa (13/10).

Menurut dia, orang tua tetap perlu mempertimbangkan saran dari generasi sebelumnya, tetapi tidak menerapkannya begitu saja tanpa menilai kesesuaiannya dengan kondisi dan kebutuhan anak.

Apabila terdapat praktik pengasuhan yang tidak sejalan dengan rekomendasi medis, orang tua sebaiknya menjelaskan alasannya secara santun agar dapat dipahami oleh kakek-nenek.

“Kalau kita tidak sepaham dengan kakek nenek, berikan alasan yang jelas. Sehingga hal itu mungkin bisa diterima oleh orang tua kita atau kakek nenek ini,” ujarnya.

Rose menambahkan, konsultasi bersama dokter juga dapat menjadi kesempatan bagi keluarga untuk menyamakan pemahaman mengenai kebutuhan nutrisi, kondisi kesehatan, dan tahapan perkembangan anak.

Sebagai contoh, pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) perlu disesuaikan dengan usia dan kesiapan bayi. Jika bayi belum siap menerima makanan padat, keluarga sebaiknya tidak memaksakannya dan meminta arahan tenaga kesehatan mengenai pemenuhan nutrisi yang sesuai.

Ia juga mengingatkan orang tua agar menjelaskan kondisi khusus anak, seperti alergi, kepada seluruh anggota keluarga yang terlibat dalam pengasuhan. Dengan demikian, setiap pengasuh dapat memahami jenis makanan atau tindakan yang perlu dihindari demi menjaga kesehatan anak.

Rose menilai komunikasi yang baik dan penggunaan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan menjadi kunci untuk menjaga kerja sama keluarga dalam merawat anak. Dengan cara tersebut, perbedaan pendapat dapat disikapi secara bijak, sementara keputusan pengasuhan tetap berorientasi pada kebutuhan, kesehatan, dan keselamatan anak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Polisi India Tangkap Para P...
Olahraga
 Timnas Indonesia Jalani FI...
Olahraga
Kualifikasi Piala Dunia 203...
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.