Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pintar Bareng GoPay, Bekali Pecalang dengan Literasi Keuangan

3 Selasa, 13 Okt 2026, 12:25 WIB | Oleh:
Pintar Bareng GoPay, Bekali Pecalang dengan Literasi Keuangan Pintar Bareng GoPay, Bekali Pecalang dengan Literasi Keuangan Doc: Dok. Istimewa

DENPASAR – GoPay bersama Findaya dan Multifinance Anak Bangsa menghadirkan program edukasi keuangan Pintar Bareng GoPay bagi 80 pecalang, tokoh masyarakat adat yang berperan penting dalam menjaga keharmonisan, ketertiban, dan keseimbangan di lingkungan desa adat Bali.

Head of Corporate Affairs GoTo, Audrey P. Petriny mengatakan melalui program ini para pecalang mendapatkan edukasi praktis mengenai pengelolaan keuangan sehari-hari, mulai dari mengatur pemasukan dan pengeluaran, membedakan kebutuhan dan keinginan, hingga memahami penggunaan layanan keuangan digital secara bijak dan bertanggung jawab. 

“Bagi kami, inklusi keuangan bukan hanya soal akses, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki pemahaman untuk menggunakan layanan keuangan secara bijak dan bertanggung jawab. Melalui Pintar Bareng GoPay, kami ingin membuat edukasi keuangan lebih sederhana, praktis, dan relevan bagi masyarakat, termasuk para pecalang di Bali. Melalui edukasi ini, kami berharap pengetahuan keuangan yang diperoleh para pecalang dapat membantu mereka mengelola keuangan dengan lebih baik dalam kehidupan sehari-hari,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/10).

Dikemas secara interaktif, Pintar Bareng GoPay mengajak peserta untuk memahami prinsip dasar pengelolaan keuangan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Peserta juga diajak mengenali tujuan keuangan masing-masing dan menyusun langkah yang lebih terencana untuk memenuhi kebutuhan saat ini sekaligus mempersiapkan kebutuhan di masa mendatang.

Selain membahas perencanaan dan pengelolaan keuangan, kegiatan ini juga memberikan pemahaman mengenai penggunaan layanan pendanaan digital. Para pecalang diajak memahami bahwa penggunaan layanan pendanaan perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan membayar, serta didahului dengan pemahaman terhadap manfaat dan risiko, biaya, tenor, serta ketentuan produk, termasuk GoPay Pinjam dan GoPay Later.

Sedangkan I Made Wena yang menjabat sebagai Patajuh/Wakil Bandesa Agung Baga Kasukertan, Krama dan Wewidangan sekaligus Pembina Pasikian Pacalang MDA Provinsi Bali, mengatakan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan penting bagi pecalang dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus merencanakan masa depan.

"Kami mengapresiasi edukasi yang dilakukan GoPay dengan penyajian praktis dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Pengetahuan yang diberikan dapat membantu para pecalang semakin memahami cara mengelola keuangan dan menggunakan layanan keuangan digital secara bijak dan bertanggung jawab,” katanya.

Program Pintar Bareng GoPay merupakan rangkaian edukasi keuangan yang membantu masyarakat memahami berbagai aspek pengelolaan keuangan, mulai dari perencanaan keuangan dan pengelolaan tabungan hingga pengenalan terhadap berbagai pilihan investasi. Sejak 2019, program ini telah menjangkau masyarakat di berbagai wilayah Indonesia melalui kegiatan edukasi secara daring maupun luring.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
PON Butuh Anggaran Rp1 Tril...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.