OPEC Potong Proyeksi Permintaan Minyak Global Akibat Gangguan Pasokan
📅 Selasa, 13 Okt 2026, 16:27 WIB | Oleh: Deri HenriawanMOSKOW - Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global untuk tahun ini akibat eskalasi konflik di Timur Tengah dengan memperkirakan pertumbuhan permintaan minyak sebesar 400 ribu barel per hari (bph).
Angka tersebut turun dari proyeksi 1,4 juta barel per hari yang ditetapkan pada awal tahun, kata Sekretaris Jenderal OPEC Haitham Al Ghais pada Senin (12/10).
“Kami kini memperkirakan pertumbuhan permintaan tahun ini sebesar 400.000 barel per hari, dibandingkan dengan proyeksi pada awal tahun yang mencapai 1,4 juta barel per hari,” kata Al Ghais dalam Kongres Perminyakan Dunia di Riyadh, Arab Saudi.
OPEC telah merevisi turun proyeksi permintaan minyak tahun 2026 dibandingkan dengan perkiraan pada awal tahun akibat perkembangan yang sedang berlangsung di Timur Tengah, ujarnya.
Al Ghais menambahkan bahwa pertumbuhan permintaan tersebut kemungkinan akan tertunda hingga tahun depan. Saat ini, OPEC memperkirakan permintaan minyak global akan tumbuh sebesar 1,7 juta barel per hari pada tahun depan.
Eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran praktis telah menghentikan pelayaran melalui Selat Hormuz, jalur pasokan utama bagi minyak global, produk minyak bumi, dan gas alam cair (LNG). Akibatnya, harga bahan bakar meningkat di sebagian besar negara. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!