Krisis Pakan Ternak, Dinas Pertanian Tapin Siapkan Langkah Antisipasi
📅 Selasa, 13 Okt 2026, 13:19 WIB | Oleh: Tim PenulisRANTAU – Dinas Pertanian Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga ketersediaan pakan dan air bagi peternak di tengah musim kemarau dan meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Tapin Muhammad Erwin mengatakan pihaknya memberikan penyuluhan kepada peternak mengenai pembuatan pakan fermentasi dan konsentrat sebagai alternatif untuk menjaga ketersediaan pakan saat kemarau.
“Peternak kami sosialisasikan cara membuat pakan fermentasi dan konsentrat lainnya agar memiliki cadangan pakan ketika musim kemarau,” ujar dia di Rantau, Kabupaten Tapin, Kalsel, Selasa(13/10).
Ia mengatakan peternak yang tergabung dalam kelompok tani dan mengalami kekurangan air dapat mengusulkan bantuan pembangunan sumur bor sebagai sumber air alternatif.
"Pelayanan kesehatan hewan tetap berjalan, termasuk vaksinasi untuk mencegah penyakit mulut dan kuku (PMK) serta flu burung," katanya menambahkan.
Namun, kata dia, hingga saat ini belum tersedia alokasi anggaran khusus untuk program mitigasi bagi peternak yang terdampak kekeringan dan karhutla. Keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan program tersebut.
Dinas Pertanian Tapin juga belum memberikan pendampingan khusus kepada peternak terdampak karena belum menerima laporan mengenai adanya peternak yang mengalami kesulitan akibat kondisi tersebut, katanya menjelaskan.
"Meski demikian, pihaknya tetap berkoordinasi dengan sejumlah peternak untuk memantau kondisi usaha peternakan selama musim kemarau," kata Erwin.
Ia mengatakan kondisi peternakan di Tapin masih relatif aman, terutama di wilayah dengan populasi ternak yang cukup padat. Sebagian besar peternak telah memiliki sumber air sendiri, seperti sumur bor, serta cadangan pakan yang diolah melalui fermentasi.
"Ketersediaan sumber air dan cadangan pakan tersebut diharapkan dapat membantu peternak mempertahankan usaha mereka apabila musim kemarau dan karhutla masih berlangsung dalam beberapa bulan ke depan," katanya menambahkan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!