Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Kecam Serangan ke Infrastruktur Sipil dalam Konflik Houthi-Arab Saudi

2 Selasa, 13 Okt 2026, 09:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia Kecam Serangan ke Infrastruktur Sipil dalam Konflik Houthi-Arab Saudi Indonesia Kecam Serangan ke Infrastruktur Sipil dalam Konflik Houthi-Arab Saudi Doc: AFP via BBC
Ket. Kobaran api melanda fasilitas milik raksasa minyak Saudi, Aramco, di selatan Riyadh pada 3 Oktober 2026.

JAKARTA - Indonesia menyampaikan kecaman keras atas serangan terhadap kehidupan masyarakat dan infrastruktur sipil yang terjadi dalam eskalasi serangan lintas batas antara kelompok Houthi Yaman dan Arab Saudi baru-baru ini.

“Indonesia mengecam keras segala bentuk serangan terhadap warga dan objek sipil serta menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dari dampak konflik bersenjata,” menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui media sosial, dipantau di Jakarta, Selasa (13/10).

Indonesia prihatin atas sejumlah serangan yang menargetkan bandar udara yang telah menyebabkan jatuhnya korban jiwa, mengganggu operasional penerbangan sipil, dan berdampak besar pada keselamatan penerbangan.

Di saat yang sama, Indonesia prihatin atas meningkatnya korban jiwa dari kalangan sipil dan situasi kemanusiaan yang kian memburuk di Yaman akibat eskalasi konflik bersenjata.

Kemlu RI menyatakan Indonesia menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga para korban yang meninggal dan berharap agar warga yang terluka dapat segera pulih.

Merespons eskalasi tersebut, Indonesia kembali mendesak semua pihak terkait untuk menghentikan serangan dan aksi balasan dan menahan diri secara maksimal.

Indonesia menyerukan agar semua pihak kembali ke hukum internasional dan memastikan semua tindakan selaras dengan hukum tersebut, khususnya hukum humaniter internasional.

Indonesia juga menegaskan pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan dan keutuhan teritorial semua negara di kawasan.

“Seluruh pihak terkait harus mengedepankan dialog dan diplomasi untuk meredakan ketegangan dan mencapai penyelesaian konflik secara damai,” demikian Kemlu RI.

Ketegangan di Timur Tengah mengalami eskalasi akibat meningkatnya pertempuran antara kelompok Houthi dan pasukan pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi, terutama di dekat Selat Bab Al-Mandab yang strategis.

Menurut laporan Xinhua, tiga orang tewas dan 36 lainnya terluka dalam serangan terbaru oleh Houthi terhadap dua bandara di Arab Saudi, kata otoritas Arab Saudi pada Rabu (7/10).

Kelompok Houthi Yaman mengkonfirmasi telah melancarkan gelombang baru serangan rudal dan drone terhadap sejumlah bandara dan lokasi militer di kerajaan tersebut.

Sementara itu, Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi mengatakan serangan tersebut menargetkan Bandara Internasional Abha di Arab Saudi barat daya dan Bandara Internasional King Khalid di ibu kota Riyadh pada Selasa (6/10) dan Rabu (7/10).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Dua Tahun Lalu Alvin Tedjo,...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada   

Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada  

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.