Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Hari Ini Melemah, Dipicu Eskalasi Tensi Geopolitik dan Ekspektasi Inflasi

📅 Selasa, 13 Okt 2026, 09:47 WIB | Oleh: Tim Penulis

Dari dalam negeri, Liza mengatakan pemerintah Indonesia didorong segera merealisasikan insentif fiskal yang lebih terarah bagi kelas menengah untuk menjaga daya beli di tengah kenaikan biaya hidup.

Meski anggaran perlindungan sosial dalam RAPBN 2027 naik menjadi Rp549,9 triliun dari outlook 2026 sebesar Rp500 triliun, efektivitasnya bergantung pada ketepatan sasaran.

Adapun, opsi kebijakan meliputi perluasan insentif PPh Pasal 21 DTP, bantuan iuran jaminan sosial, subsidi transportasi publik, serta peningkatan lapangan kerja produktif dan upah riil.

Selain itu, pemerintah menerbitkan PMK Nomor 71 Tahun 2026 yang berlaku sejak 2 Oktober 2026, dengan memprioritaskan pembayaran pokok utang pajak sebelum sanksi administratif.

Kebijakan tersebut diharapkan mempercepat pelunasan tunggakan, meningkatkan kepatuhan pajak, serta menjaga arus kas wajib pajak, khususnya UMKM. Namun, aturan tersebut bukan pemutihan pajak karena pokok utang tetap wajib dilunasi, sementara pengurangan atau penghapusan sanksi tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.

Bursa Eropa kompak menguat pada penutupan Senin (12/10) kemarin, diantaranya Euro Stoxx 50 menguat 0,45 persen, indeks FTSE 100 Inggris menguat 0,99 persen, indeks DAX Jerman menguat 0,76 persen, dan indeks CAC 40 Prancis menguat 0,38 persen.

Sementara bursa Wall Street AS variatif pada penutupan Senin (12/10), diantaranya indeks S&P 500 melemah 0,06 persen ke level 7.807,24, indeks Nasdaq Composite melemah 0,44 persen ke 27.245,90, serta Dow Jones Industrial Average menguat 0,38 persen ke 51.850,55.

Bursa saham regional Asia pagi ini, indeks Nikkei melemah 0,10 persen ke 67.180,00, indeks Shanghai melemah 0,96 persen ke 3.760,96, indeks Kospi melemah 6,30 persen ke 5.982,17, indeks Hang Seng melemah 0,84 persen ke 24.066,50, dan indeks Straits Times menguat 0,42 persen ke 5.438,90.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Megapolitan
Hingga Awal 2027, Stok Pupu...
Ekonomi
Mentrans Tawarkan Kolaboras...
Luar Negeri
Bandara Riyadh Ditutup, Sel...
Ekonomi
Tanjung Perak Jadi Pelabuha...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.