El Nino Menguat, Suhu Pasifik Pecahkan Rekor dan Picu Ancaman Panas Global
📅 Selasa, 13 Okt 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiSecara keseluruhan, September menjadi bulan terpanas kedua yang pernah tercatat, dengan suhu udara permukaan rata-rata global mencapai 16,27 derajat Celsius.
Suhu tersebut tercatat 1,63 derajat Celsius di atas rata-rata periode praindustri, yakni 1850–1900.
Dalam konferensi iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Paris pada 2015, negara-negara sepakat untuk menjaga kenaikan suhu global jauh di bawah 2 derajat Celsius dibandingkan tingkat praindustri, sekaligus berupaya membatasinya hingga 1,5 derajat Celsius guna mengurangi dampak perubahan iklim.
Namun, PBB menyatakan pada September bahwa target jangka panjang pembatasan pemanasan global hingga 1,5 derajat Celsius kemungkinan tidak akan tercapai dalam beberapa tahun mendatang.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kita memasuki periode baru dengan suhu di atas 1,5 derajat Celsius selama beberapa bulan terakhir, dan dengan El Nino yang masih terus menguat, kemungkinan besar kondisi ini akan berlanjut hingga tahun 2027," kata Direktur Copernicus Carlo Buontempo dalam sebuah pernyataan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!