Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pramono Minta Kasus Pemukulan Satpol PP di Jaksel Diproses Hukum

📅 Senin, 12 Okt 2026, 15:45 WIB | Oleh:
Pramono Minta Kasus Pemukulan Satpol PP di Jaksel Diproses Hukum Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat dijumpai di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (12/10).

JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta agar insiden pemukulan terhadap anggota Satuan Polisi Pampng Praja (Satpol PP) di kawasan Kolam Renang Bulungan, Jakarta Selatan, diproses hukum.

“Saya minta untuk hal yang seperti ini proses hukumnya tetap ditegakkan, tetapi tentunya kita tetap membuka silaturahmi untuk itu,” kata Pramono saat dijumpai di Jakarta Timur, Senin.

Menurutnya, pihak PT yang enggan disebutkan rinci oleh Pramono telah menyambangi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan menyampaikan kronologi yang terjadi. Namun, dirinya tetap meminta proses hukum tetap berjalan karena telah terjadi pemukulan dan intimidasi.

“Karena ini sudah dilakukan pemukulan, mereka mengejar-ngejar, dan kemudian mengintimidasi, saya minta untuk proses hukumnya tetap ditegakkan,” katanya.

Setelah mendengar kabar tersebut, dirinya langsung menghubungi Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan.

Pramono memaparkan, awal mula kejadian tersebut adalah Satpol PP bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta tengah melakukan penertiban terhadap parkir liar dan pedagang kaki lima yang dinilai mengganggu ketertiban warga sekitar.

“Ketika dilakukan di kolam renang Bulungan, Satpol PP bersama Dinas Perhubungan melakukan penertiban, mencabut pentil ban. Supaya orang tidak parkir sembarangan. Tetapi dalam suasana itu kemudian ada yang memprovokasi, terutama bagi para pekerja yang ada di tempat itu,” paparnya.

Akibatnya, suasana menjadi ricuh dan terjadi bentrokan. Awalnya, bentrokan terjadi antara Dishub DKI dengan para pekerja yang ada.

Setelah itu, lanjut Pramono, Dishub DKI Jakarta mundur. Namun, masih ada orang yang mengejar-ngejar petugas, termasuk Satpol PP dan kemudian memukulnya.

“Dipukul, dihantam pakai helm, dan Satpol PP tersebut akhirnya mendapatkan perawatan di Puskesmas Kelurahan Selong dan menerima enam jahitan,” ungkap Pramono.

Atas tindakan tersebut, meskipun pihak PT telah meminta maaf dan meminta persoalan diselesaikan secara kekeluargaan, Pramono meminta agar proses hukum tetap berjalan.

“Tadi malam pun saya bilang bahwa kita nggak boleh kalah dengan premanisme yang dilakukan oleh siapa pun. Karena itu mereka sedang menjalankan tugas, maka saya minta untuk ditegakkan aturan main,” ucap Pramono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Megapolitan
Pembubaran Ibadah di GKPI, ...
Luar Negeri
Tragedi Kapal Migran Tujuan...
Luar Negeri
Paus Leo XIV Bakal Jalani O...

Janice Tumbangkan  Petenis Jepang untuk Melaju

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Janice Tumbangkan  Petenis...
Advertisement
Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.