Lebih dari 600 Warga Mengungsi akibat Banjir Padang, Puan Soroti Kebutuhan Darurat
📅 Senin, 12 Okt 2026, 14:41 WIB | Oleh: Tim PenulisJakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah mengoptimalkan penanganan darurat banjir bandang yang melanda Kota Padang, Sumatera Barat, dengan memprioritaskan keselamatan warga, terutama mereka yang masih terjebak dan membutuhkan pertolongan segera.
Puan menyampaikan keprihatinan atas bencana tersebut dan menegaskan bahwa keselamatan masyarakat di wilayah terdampak harus menjadi perhatian utama pemerintah.
"Pemerintah perlu mengoptimalkan penanganan darurat serta memastikan keselamatan masyarakat di wilayah terdampak bencana. Keselamatan warga yang utama,” kata Puan dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (12/10).
Menurut dia, berdasarkan perkembangan kegiatan tim pencarian dan pertolongan (SAR), upaya penyelamatan warga menjadi sangat mendesak, khususnya bagi masyarakat yang masih terjebak di lokasi terdampak.
Dia meminta petugas bergerak cepat untuk mengevakuasi warga dan membawa mereka ke tempat yang aman guna menghindari risiko lebih lanjut.
"Bagi keluarga yang menghadapi bahaya, pertolongan tepat waktu dan kepastian tempat berlindung sangat berarti untuk menjaga keselamatan orang-orang yang mereka cintai," ujarnya.
Selain mempercepat evakuasi, Puan mengingatkan pemerintah pusat dan daerah agar segera memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak serta pengungsi. Pemerintah juga diminta memberikan kepastian perlindungan bagi masyarakat yang terpaksa meninggalkan rumah akibat bencana.
Berdasarkan data sementara yang diterimanya, banjir bandang tersebut berdampak pada tiga kecamatan dan enam kelurahan di Kota Padang. Lebih dari 600 jiwa dilaporkan mengungsi di sejumlah lokasi.
Namun, data mengenai jumlah warga terdampak dan pengungsi masih dalam proses pendataan serta pemutakhiran. Karena itu, koordinasi antarpihak dinilai penting untuk memastikan bantuan dan layanan darurat menjangkau seluruh warga yang membutuhkan.
Puan juga meminta pemerintah menyiapkan tempat pengungsian yang aman dan layak, sekaligus memastikan ketersediaan fasilitas kesehatan bagi para pengungsi.
"Tempat pengungsian juga harus ramah anak, ibu hamil/menyusui, lansia, dan warga dengan kebutuhan khusus dan yang memiliki penyakit bawaan," katanya.
Dia menambahkan, keputusan warga untuk mengungsi harus diikuti dengan jaminan tempat berlindung yang memadai dan dukungan selama kondisi belum memungkinkan mereka kembali ke rumah.
Menurut Puan, bantuan yang berkelanjutan diperlukan agar warga tidak terpaksa kembali terlalu cepat ke kawasan berisiko akibat tekanan ekonomi.
"Dukungan yang berkesinambungan akan membantu mencegah keluarga kembali terlalu cepat ke kawasan berisiko karena tekanan ekonomi," tuturnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!