Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Iran Jadikan Selat Hormuz Alat Tawar Syarat Damai dengan AS

📅 Senin, 12 Okt 2026, 16:12 WIB | Oleh:
Iran Jadikan Selat Hormuz Alat Tawar Syarat Damai dengan AS Doc: AFP/Getty Images

TEHERAN - Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menyatakan pihaknya tidak akan membuka kembali Selat Hormuz sampai Amerika Serikat menerima rencana tujuh poin usulan Iran terkait penyelesaian damai yang disampaikan melalui Qatar pada September 2026.

"Selat Hormuz tidak akan dibuka sampai tujuh syarat Iran dipenuhi. Pihak Amerika mencoba berkomunikasi dengan kami melalui tiga jalur, yakni Irak, Pakistan, dan Qatar," kata Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, kepada saluran televisi Iran Press TV, Minggu (11/10).

Rezaei menambahkan AS telah menanggapi syarat-syarat Iran itu dan menerima sebagian di antaranya. "Namun, tanggapan mereka terhadap syarat-syarat lainnya masih samar," kata Rezaei.

Dia juga menuding setiap kali Iran kembali duduk di meja perundingan dengan AS, Pentagon kembali melancarkan serangan ke Iran. Sehingga hal itu dianggap sebagai bentuk pengkhianatan yang jelas dari AS, tambah Rezaei.

Pada 28 Februari lalu, AS dan Israel mulai menyerang sejumlah sasaran di Iran, yang kemudian dibalas oleh Iran dengan serangan balasan.

Pada Maret, AS dan Israel juga menyerang target di ladang gas South Pars dan kawasan industri Assaluyeh di Iran selatan.

Kemudian, pada pertengahan Juni, Iran dan AS menandatangani memorandum untuk menghentikan permusuhan. Namun, kedua pihak kembali saling melancarkan serangan tidak lama setelah kesepakatan tersebut.

Hingga kini, konflik antara Iran dan AS masih belum terselesaikan. Eskalasi konflik tersebut hampir menghentikan lalu lintas pelayaran melalui Selat Hormuz, jalur penting bagi pasokan minyak, produk minyak, dan gas alam cair dunia. Gangguan pelayaran melalui jalur strategis tersebut turut mendorong kenaikan harga bahan bakar di berbagai negara. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali pada Senin Pagi

33 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Gunung Semeru Erupsi Tiga K...

Kemenkes: Kasus Influenza A Sedang Meningkat

38 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes: Kasus Influenza A...
Advertisement
Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.