Duka di Himalaya, Nepal Pacu Pencarian Korban Banjir
📅 Senin, 12 Okt 2026, 23:06 WIB | Oleh: Deri Henriawan“Frekuensi bencana ini sangat mengkhawatirkan... hal ini menunjukkan bahwa kita perlu melampaui sistem peringatan dini tradisional yang hanya mengandalkan ketinggian air sungai,” kata Adhikari, sambil menyarankan bahwa citra satelit dan seismometer dapat membantu mendeteksi peristiwa tersebut lebih dini.
Pusat Internasional untuk Pembangunan Pegunungan Terpadu (ICIMOD) yang bermarkas di Kathmandu menyatakan pada hari Minggu bahwa banjir tersebut menyoroti “beragam ancaman yang mampu memicu banjir destruktif” di sistem sungai Himalaya.
“Memahami apa yang memicu banjir ini akan sangat penting untuk mengurangi risiko di masa depan dan memperkuat ketahanan,” kata Direktur Jenderal pusat tersebut, Pema Gyamtsho, dalam pernyataannya.
Hujan lebat pada akhir September 2026 memicu banjir dan tanah longsor, yang menewaskan setidaknya 21 orang, menurut badan penanggulangan bencana. AFP
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!