Bandara Internasional Soekarno-Hatta Hentikan Sementara Penerbangan Jakarta-Riyadh

Senin, 12 Okt 2026, 15:10 WIB

TANGERANG - Bandara Internasional Soekarno-Hatta tidak melayani sementara penerbangan langsung tujuan Riyadh, Arab Saudi. Penghentian rute Riyadh tersebut karena bandara ibu kota Arab Saudi itu ditutup setelah ada serangan misil dari Yaman.

Operasional penerbangan ke Arab Saudi untuk tujuan Jeddah dan Madinah hingga saat ini tetap berjalan normal dan lancar.

Ket. Foto: — Sumber: RRI/Saadatuddaraen

Bandara Internasional King Khalid, Riyadh ditutup menyusul serangan misil dari kelompok Houthi dari Yaman pada Sabtu (10/10).

Serangan tersebut menewaskan 12 orang dan melukai 300 orang lainya. Pemerintah Arab Saudi sejak 2015 berperang dengan kelompok Houthi di Yaman yang berafiliasi dengan Iran.

Assistant Deputy Komunikasi dan Hukum Bandara Soeta, Yudistiawan, mengungkapkan penerbangan ke Riyadh melalui bandara lain juga terhambat. "Terdapat penumpang dari Jakarta menuju Riyadh melalui Dubai dengan penerbangan transit," ujar dia, Minggu (11/10).

Namun sayangnya, dengan perkembangan situasi tersebut, penerbangan lanjutan dari Dubai menuju Riyadh maupun Jeddah juga dibatalkan. Akibatnya, perjalanan penumpang yang menggunakan rute tersebut juga terdampak.

Sebagai bentuk pelayanan kepada penumpang yang terdampak, Bandara Internasional Soekarno-Hatta mengaktifkan Service Recovery Activation (SRA). Dukungan yang diberikan meliputi penyediaan makanan ringan dan minuman.

"Kami tetap memberikan pelayanan yang prima. Pelayanan juga termasuk tempat beristirahat sementara bagi penumpang di employee lounge Terminal 3," ucap dia.

Yudis menyebut Bandara Internasional Soekarno-Hatta terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Koordinasi dilakukan untuk memastikan operasional penerbangan tetap berjalan dengan baik.

Dia mengimbau calon penumpang memeriksa informasi melalui kanal resmi maskapai masing-masing sebelum berangkat ke bandara. "Informasi mengenai layanan Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga dapat diperoleh melalui Contact Center InJourney Airports 172," ujar dia.

Terpisah, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia mengimbau warga negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi agar berhati-hati. Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Henny Hamidah, minta WNI untuk meningkatkan kewaspadaan setelah serangan di Bandara Riyadh.

Henny menuturkan WNI di Arab Saudi agar menghindari lokasi rawan dan membatasi perjalanan yang tidak mendesak. WNI juga diminta mematuhi arahan otoritas setempat demi menjaga keselamatan.

“KBRI Riyadh juga telah menerbitkan imbauan kepada WNI di Arab Saudi untuk meningkatkan kewaspadaan, menghindari lokasi rawan. WNI agar membatasi perjalanan yang tidak mendesak, serta mematuhi arahan otoritas setempat,” ujar dia.

Henny memastikan KBRI Riyadh dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah tetap beroperasi seperti biasa. Kedua perwakilan Indonesia tersebut terus memberikan pelayanan dan perlindungan bagi WNI di tengah situasi yang berkembang. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.