Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SIMAKDIALOG Rilis Album 1995, Lanjutkan Warisan Musik Riza Arshad

📅 Minggu, 11 Okt 2026, 17:20 WIB | Oleh:

Hanuraga menegaskan bahwa meskipun berangkat dari gagasan Riza, SIMAKDIALOG kini tidak berpusat pada satu individu. Gagasan musikal dapat terus berkembang melalui siapa pun yang memiliki visi sejalan dengan semangat kolektif tersebut.

Prinsip itu tercermin dalam keterlibatan Jason Mountario, yang memperkuat SIMAKDIALOG sejak akhir 2023, dan Dinar Rizkianti, komponis musik kontemporer yang mulai berkolaborasi dengan kolektif tersebut pada awal 2026. Keduanya turut membentuk warna musikal baru ketika Rudy Zulkarnaen dan Mian Tiara berhalangan tampil, bukan sekadar mengisi posisi pemain yang kosong.

Hingga 2026, SIMAKDIALOG telah merilis sembilan album yang merekam perkembangan musikal mereka selama lebih dari tiga dekade. Diskografi tersebut dimulai dari Lukisan (1995), disusul Baur (1999), Trance/Mission (2002), Patahan (2005), Demi Masa (2008), The 6th Story (2013), Live at Orion (2014), GONG (2019), dan 1995 (2026).

Album Patahan menjadi debut internasional mereka pada 2007 melalui distribusi global oleh MoonJune Records, Amerika Serikat. Sementara itu, album Demi Masa masuk sebagai salah satu calon album terbaik dalam ajang Italia Progressive Music Award 2010.

SIMAKDIALOG juga mencatat sejumlah prestasi di Anugerah Musik Indonesia (AMI Awards). Pada 2003, mereka meraih penghargaan Best Contemporary Jazz Album melalui Trance/Mission dan Best Jazz/Contemporary Jazz Producer untuk Riza Arshad.

Pada penyelenggaraan AMI Awards 2014, SIMAKDIALOG kembali meraih penghargaan melalui karya "Stepping In" dari album The 6th Story, dalam kategori Penampil Duo/Grup Jazz Vokal dan Jazz Instrumentalia serta Album Jazz Vokal dan Jazz Instrumentalia. Pada 2019, album GONG mengantarkan mereka meraih penghargaan Album Jazz Terbaik.

Perjalanan internasional SIMAKDIALOG juga mencakup berbagai penampilan di sejumlah negara, antara lain tur Amerika Serikat pada 2013–2014, Jepang melalui Promenade Jazz Fest di Yokohama dan konser tunggal di Tokyo, serta tur Hong Kong dan China pada 2014. Mereka juga tampil di JazzAhead! Bremen, Jerman, pada 2012; Kathmandu Jazz Fest, Nepal, pada 2004 dan 2010; serta konser di Gedung Filharmonik Petronas, Kuala Lumpur, pada 2002 dan MIRI Jazz Fest, Malaysia, pada 2009.

Album 1995 tersedia dalam format digital dan compact disc (CD) sejak 1 Oktober 2026 melalui demajors. Pendengar dapat menikmati album tersebut melalui berbagai platform streaming digital, sedangkan CD tersedia melalui situs resmi www.demajors.com dan jaringan distribusi demajors.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

Rinso dan OTHMAN Hadirkan Koleksi Fashion Bertema Noda

1.5 jam yang lalu | Paundra Zakirulloh

Rona
Rinso dan OTHMAN Hadirkan K...
Nasional
Menekraf: PPh Royalti Buku ...

40 Rumah Hanyut Diterjang Banjir Bandang

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
40 Rumah Hanyut Diterjang B...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.