Rumahnya Terbakar, Anak-anak Korban Kebakaran di Bangka Selatan Tetap Sekolah
📅 Minggu, 11 Okt 2026, 14:22 WIB | Oleh: Tim PenulisTOBOALI - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menyesuaikan kegiatan belajar mengajar bagi anak-anak korban kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, agar mereka tetap dapat mengikuti pendidikan selama masa pemulihan pasca-bencana.
Kepala Disdik Bangka Selatan Ansori di Toboali, Minggu (11/10), mengatakan pihaknya sedang mendata jumlah anak yang terdampak kebakaran untuk menentukan kebutuhan dan mekanisme pembelajaran yang sesuai dengan kondisi mereka.
"Kami sudah menyampaikan kepada satuan pendidikan agar mengatur skema belajar bagi anak-anak terdampak kebakaran. Mereka tidak diliburkan, tetapi sistem belajarnya disesuaikan dengan kondisi yang ada," katanya.
Anshori menjelaskan penyesuaian pembelajaran dapat dilakukan dengan membolehkan siswa bersekolah tanpa mengenakan seragam resmi atau mendatangkan guru ke posko pengungsian apabila kondisi tidak memungkinkan mereka mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
Menurut dia, skema tersebut merupakan langkah darurat agar anak-anak tetap memperoleh layanan pendidikan selama proses pemulihan pasca-kebakaran berlangsung.
Selain menyesuaikan kegiatan belajar mengajar, Disdik Bangka Selatan juga menyiapkan bantuan perlengkapan sekolah bagi anak-anak yang terdampak agar mereka dapat kembali menjalani aktivitas pendidikan dengan lebih baik.
Ansori mengatakan pelaksanaan skema darurat tersebut akan menyesuaikan perkembangan situasi di lapangan hingga kondisi masyarakat dan lingkungan sekolah kembali normal.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!