Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Perkenalkan Kekayaan Seni dan Tradisi, Pemkab Natuna Jadikan Karnaval Budaya sebagai Ruang Ekspresi Warga

31 Minggu, 11 Okt 2026, 13:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkenalkan Kekayaan Seni dan Tradisi, Pemkab Natuna Jadikan Karnaval Budaya sebagai Ruang Ekspresi Warga Perkenalkan Kekayaan Seni dan Tradisi, Pemkab Natuna Jadikan Karnaval Budaya sebagai Ruang Ekspresi Warga Doc: ANTARA
Ket. Peserta menampilkan pakaian pengantin melayu wanita Natuna di Pantai Piwang, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Ahad (11/10/2026) pada ajang Festival Budaya.

NATUNA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), menjadikan karnaval budaya sebagai ruang ekspresi masyarakat untuk menyalurkan kreativitas sekaligus memperkenalkan kekayaan seni dan tradisi daerah kepada publik.

Bupati Natuna, Cen Sui Lan, di Natuna, Minggu (11/10), mengatakan festival budaya dilaksanakan Minggu pagi di Pantai Piwang, Kecamatan Bunguran Timur.

"Kegiatan ini kita laksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Natuna," ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Natuna Ilham Kauli mengatakan karnaval tersebut mengusung tema "Harmoni Budaya di Lantai Samudra".

Kegiatan festival tersebut diikuti oleh 23 peserta yang menampilkan beragam busana kreatif. Setiap busana mengangkat unsur kekayaan lokal, mulai dari biota laut, buah-buahan khas daerah, objek wisata, pakaian adat, hingga cerita rakyat.

Pada festival tersebut peserta memperagakan busana yang dibuat di depan para pemimpin dan masyarakat Kabupaten Natuna di Pantai Piwang, Kecamatan Bunguran Timur.

"Sesuai arahan pimpinan, dalam hal ini bupati dan wakil bupati, karnaval budaya digelar untuk memeriahkan HUT Ke-27 Kabupaten Natuna. Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah positif untuk mewujudkan Natuna yang lebih maju," ucapnya.

Menurut Ilham, karnaval budaya tidak sekadar menjadi hiburan dalam rangkaian perayaan hari jadi daerah, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga, melestarikan dan mengenalkan adat istiadat serta tradisi yang tumbuh di tengah masyarakat Natuna.

Ia menjelaskan budaya juga menjadi salah satu daya tarik pariwisata yang perlu terus dikembangkan. Karena itu warisan budaya tidak hanya dijaga dan dilestarikan, tetapi juga perlu ditampilkan melalui berbagai kegiatan agar semakin dikenal masyarakat luas.

Menurut dia, pengembangan pariwisata berbasis budaya berpotensi memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, termasuk bagi pelaku usaha kuliner dan perajin lokal.

Ia menambahkan upaya menjaga dan melestarikan warisan budaya membutuhkan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat, agar tradisi dan kekayaan budaya Natuna tetap terjaga serta dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

"Dalam menjaga warisan budaya diperlukan sinergi berbagai pihak, termasuk masyarakat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.