Perkenalkan Kekayaan Seni dan Tradisi, Pemkab Natuna Jadikan Karnaval Budaya sebagai Ruang Ekspresi Warga
📅 Minggu, 11 Okt 2026, 13:52 WIB | Oleh: Tim PenulisNATUNA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), menjadikan karnaval budaya sebagai ruang ekspresi masyarakat untuk menyalurkan kreativitas sekaligus memperkenalkan kekayaan seni dan tradisi daerah kepada publik.
Bupati Natuna, Cen Sui Lan, di Natuna, Minggu (11/10), mengatakan festival budaya dilaksanakan Minggu pagi di Pantai Piwang, Kecamatan Bunguran Timur.
"Kegiatan ini kita laksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Natuna," ucapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Natuna Ilham Kauli mengatakan karnaval tersebut mengusung tema "Harmoni Budaya di Lantai Samudra".
Kegiatan festival tersebut diikuti oleh 23 peserta yang menampilkan beragam busana kreatif. Setiap busana mengangkat unsur kekayaan lokal, mulai dari biota laut, buah-buahan khas daerah, objek wisata, pakaian adat, hingga cerita rakyat.
Pada festival tersebut peserta memperagakan busana yang dibuat di depan para pemimpin dan masyarakat Kabupaten Natuna di Pantai Piwang, Kecamatan Bunguran Timur.
"Sesuai arahan pimpinan, dalam hal ini bupati dan wakil bupati, karnaval budaya digelar untuk memeriahkan HUT Ke-27 Kabupaten Natuna. Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah positif untuk mewujudkan Natuna yang lebih maju," ucapnya.
Menurut Ilham, karnaval budaya tidak sekadar menjadi hiburan dalam rangkaian perayaan hari jadi daerah, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga, melestarikan dan mengenalkan adat istiadat serta tradisi yang tumbuh di tengah masyarakat Natuna.
Ia menjelaskan budaya juga menjadi salah satu daya tarik pariwisata yang perlu terus dikembangkan. Karena itu warisan budaya tidak hanya dijaga dan dilestarikan, tetapi juga perlu ditampilkan melalui berbagai kegiatan agar semakin dikenal masyarakat luas.
Menurut dia, pengembangan pariwisata berbasis budaya berpotensi memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, termasuk bagi pelaku usaha kuliner dan perajin lokal.
Ia menambahkan upaya menjaga dan melestarikan warisan budaya membutuhkan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat, agar tradisi dan kekayaan budaya Natuna tetap terjaga serta dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
"Dalam menjaga warisan budaya diperlukan sinergi berbagai pihak, termasuk masyarakat," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!