Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengerahan 35 Alat Mesin Pertanian untuk Cegah Dampak Karhutla di 850 ha Lahan

📅 Minggu, 11 Okt 2026, 23:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pengerahan 35 Alat Mesin Pertanian untuk Cegah Dampak Karhutla di 850 ha Lahan Doc: Antara
Ket. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel Syamsir Rahman (kedua kiri) mendampingi Wamenko Pangan Hanif Faisol Nurofiq (tengah) memantau lahan pertanian di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Minggu (11/10/2026).

Banjar, Kalsel - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengerahkan 35 alat dan mesin pertanian untuk mengolah 850 hektare lahan pertanian di Kabupaten Banjar, dengan target pengerjaan dalam sepekan sebagai upaya mencegah dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel Syamsir Rahman di Kabupaten Banjar, Minggu, mengatakan pengerahan peralatan tersebut menindaklanjuti arahan Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Karhutla pada KSPEAN Kalsel.

Berdasarkan hasil identifikasi, terdapat sekitar 850 hektare lahan pertanian yang belum terdampak karhutla, baik lahan yang telah selesai dipanen maupun yang belum dipanen, sehingga perlu segera ditangani untuk mengurangi potensi kebakaran akibat sisa tanaman dan kondisi lahan yang tidak segera diolah.

“Dari 850 hektare itu, secara teknis harus segera ditangani supaya tidak terbakar. Arahan Pak Wamenko, lahan ini harus segera dibalik tanahnya dan dibersihkan,” ujar Syamsir.

Untuk mendukung percepatan penanganan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel menyiapkan sekitar 20 unit traktor roda empat dan 15 unit alat pengolah lahan lainnya, serta mengerahkan penyuluh pertanian untuk mengawal pekerjaan di sejumlah titik mulai Minggu.

Syamsir memperkirakan pengolahan lahan harus mencapai lebih dari 100 hektare per hari agar target 850 hektare dapat diselesaikan dalam sepekan, sehingga pengerjaan akan dilakukan secara serentak dan bertahap dengan dukungan peralatan serta petugas yang tersedia.

Menurut dia, pengolahan lahan tanpa pembakaran tidak hanya menjadi langkah pencegahan karhutla, tetapi juga memberikan manfaat bagi petani karena pembersihan dan pembalikan tanah lebih awal dapat memudahkan persiapan lahan ketika air tersedia untuk musim tanam berikutnya.

Ia menegaskan penanganan tersebut diprioritaskan untuk menekan potensi kebakaran di lahan pertanian, khususnya kawasan yang berdekatan dengan bandara, melalui pembersihan sisa tanaman dan pengolahan tanah tanpa pembakaran disertai pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

Dia mengimbau petani agar tidak membakar lahan dalam proses pembersihan maupun persiapan tanam, sedangkan petani yang masih melakukan panen diminta menggunakan mesin pemanen kombinasi atau combine harvester dengan pemotongan tanaman serendah mungkin untuk mengurangi sisa tanaman yang berpotensi menjadi bahan bakar kebakaran.

Ia juga meminta para petani yang belum memiliki akses terhadap alat panen segera melaporkan kebutuhan tersebut kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel agar dapat dibantu, sementara kebutuhan bahan bakar minyak untuk operasional peralatan akan dikoordinasikan bersama pemerintah dan kementerian terkait.

“Langkah tersebut untuk memperkuat pencegahan karhutla dari sumber potensi kebakaran dengan mengerahkan peralatan mekanis dan pendampingan penyuluh, sekaligus membantu petani menyiapkan lahan untuk musim tanam berikutnya tanpa menggunakan metode pembakaran,” ujar Syamsir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.