Mobilitas Melonjak, KAI Catat 11,9 Juta Penumpang di Daop Yogyakarta
Minggu, 11 Okt 2026, 12:00 WIBYOGYAKARTA â PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat aktivitas penumpang jarak jauh (JJ) dan lokal KAI di Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta selama periode Januari-September 2026 mencapai 11,99 juta orang atau naik 11,00 persen dibanding periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 10,80 juta orang.
âVice President of Corporate Communication KAI Anne Purba di Yogyakarta, Sabtu (10/10), menyampaikan pertumbuhan mobilitas ini ditopang oleh kuatnya sektor pariwisata serta peningkatan layanan di berbagai daerah, termasuk di wilayah operasional Daop 6 Yogyakarta.
â"Mobilitas antarkota tumbuh seiring kuatnya arus wisata," ujar Anne Purba.
Selain itu, ia mengatakan jumlah pelanggan Warga Negara Asing (WNA) di Daop 6 juga turut terkerek naik sebesar 6,59 persen menjadi 136.069 orang.
âPeningkatan mobilitas ini juga selaras dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) Regional D.I. Yogyakarta yang mencatat adanya 26,75 juta perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) hingga Juli 2026, yang mengalami pertumbuhan 9,15 persen secara year-on-year (YoY).
Menurut dia, tingginya mobilitas di wilayah Daop 6 tidak terlepas dari ekosistem layanan terintegrasi dan KA unggulan.
Stasiun Yogyakarta memegang peran sentral sebagai titik temu dari empat lapisan layanan utama, yakni KA Jarak Jauh dan Lokal, KRL Commuter Line Area VI (Yogyakarta-Palur), KA Prameks (Yogyakarta-Kutoarjo), serta KA Bandara YIA.
Tercatat sepanjang Januari hingga September 2026, Stasiun Yogyakarta menjadi stasiun teratas dalam volume pelanggan naik/gate-in dengan melayani 5.488.259 penumpang.
âDi samping itu, dua KA unggulan Daop 6 yakni KA Sancaka (relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng) dan KA Joglosemarkerto (koridor lingkar Jateng-DIY) menjadi kontributor utama volume penumpang masing-masing sebanyak 388.967 pelanggan dan 334.071 pelanggan.
"Layanan berbasis pengalaman mewah seperti Compartment Suites dan Panoramic juga menunjukkan tingginya minat masyarakat dengan lonjakan pelanggan yang signifikan," katanya.
Terkait persiapan Angkutan Natal dan Tahun Baru 2026/2027, Anna mengatakan menjelang masa libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027, KAI mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal.
Tiket kereta api reguler sudah dapat mulai dipesan melalui aplikasi Access by KAI dengan acuan pemesanan H-45.
â"Rencanakan perjalanan sebelum tanggal favorit penuh. Semakin awal mengecek, semakin luas pilihan jadwal dan tarif," katanya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Menbud Ungkap Rekonstruksi Desa Adat Sade Butuh Dana Rp30 Miliar
-
Pemkot Jakpus Sosialisasikan Program Rumah Bersubsidi bagi ASN, PPPK, dan PJLP
-
Pelajar Perlu Terus Diedukasi Kesehatan demi Kebiasaan Hidup Sehat
-
Samsat Sigi: Penerimaan PKB Capai Rp10,7 Miliar Selama Program Insentif
-
Lewat Promo GOKIL, Pertamina dan Telkomsel Beri Kuota 1 GB untuk Pengemudi Ojol
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.