- Home
-
- Megapolitan
-
- IQAir: Indeks Kualitas Uda...
IQAir: Indeks Kualitas Udara Jakarta Tercatat Tak Sehat
Minggu, 11 Okt 2026, 17:23 WIBJAKARTA - Kualitas udara di Jakarta tercatat berada dalam kategori tidak sehat pada Minggu (11/10) pagi. Hal tersebut, berdasarkan data IQAir yang diperbarui pukul 07.00 WIB.
Masyarakat Jakarta, diimbau mengenakan masker dan membatasi aktivitas di luar ruangan untuk mengurangi paparan polusi. IQAir mencatat indeks kualitas udara Jakarta mencapai 175, dengan konsentrasi partikel halus PM2,5 sebesar 90,1 mikrogram per meter kubik.
Angka tersebut setara dengan 18 kali lipat nilai panduan tahunan kualitas udara yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). "PM2,5 merupakan partikel berukuran 2,5 mikrometer atau lebih kecil yang dapat berasal dari debu, asap, dan jelaga di udara," kata laman IQAir dalam keterangannya pada Minggu.
Paparan partikel ini, IQAir menjelaskan, dalam jangka panjang dapat menyebabkan risiko kematian dini. Terutama, bagi orang yang memiliki penyakit jantung atau paru-paru kronis.
"Untuk mengurangi paparan polusi, masyarakat disarankan menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar rumah. Dan menghindari kegiatan luar ruangan jika memungkinkan," ungkap IQAir.
Selain itu, warga dianjurkan menutup jendela agar udara luar yang tercemar tidak mudah masuk ke dalam rumah. Serta, masyarakat diimbau menggunakan penyaring udara jika tersedia.
Dalam pemeringkatan kualitas udara yang dirujuk pada Minggu pagi tersebut, Jakarta menempati posisi keempat dengan kualitas udara terburuk di Indonesia. Kota-kota yang tercatat memiliki indeks lebih tinggi adalah Palembang dengan angka 446, Pontianak 234, dan Tangerang Selatan 180.
Di sisi lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mendorong berbagai upaya untuk mengurangi pencemaran udara. Salah satunya, melalui gerakan kolaboratif #SatuLangkahDulu yang mengajak masyarakat memulai tindakan sederhana dari lingkungan masing-masing demi mendukung udara yang lebih bersih.
Pemprov DKI juga mendorong, pengurangan penggunaan kendaraan pribadi melalui sejumlah kebijakan. Termasuk, penyelenggaraan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD).
Kegiatan tersebut digelar di Jalan HR Rasuna Said serta kawasan Sudirman-Thamrin. Hal ini, sebagai salah satu upaya mengurangi emisi kendaraan bermotor. ils/I-1
- Kualitas Udara Jakarta
- IQAir
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Pirates of the Caribbean 6: Geoffrey Rush Buka Peluang Kembali sebagai Kapten Barbossa
-
Bapanas-Kementan Fasilitasi Distribusi Cabai Demi Stabilkan Harga
-
Penglipuran Tingkatkan Rasa Aman Wisatawan lewat Asuransi
-
Presiden Argentina Javier Milei Sebut PBB sebagai Organisasi Tidak Berguna
-
IQAir: Kualitas Udara Jakarta Terburuk ke-4 di Indonesia, Paling Parah Palembang di Posisi Pertama!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.