Gubernur Babel: Kebakaran Dusun Serdang di Bangka Selatan Terbesar di Indonesia

Minggu, 11 Okt 2026, 12:52 WIB

PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani menyebut kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung 2, Kabupaten Bangka Selatan, pada Sabtu (10/10) malam, merupakan yang terbesar di Indonesia, karena menghanguskan ratusan rumah warga di daerah tersebut.

"Kebakaran Dusun Serdang ini merupakan musibah terbesar di Indonesia," kata Gubernur Hidayat Arsani saat meninjau warga korban kebakaran di Dusun Serdang, Minggu (11/10).

Ket. Foto: Dusun Serdang, Desa Jelutung 2, Kabupaten Bangka Selatan, Babel, ludes terbakar pada Sabtu (10/10) malam — Sumber: antara foto

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Babel pada Minggu (11/10) pukul 09.40 WIB, jumlah rumah warga terdampak kebakaran Dusun Serdang mencapai600 unit, dengan 600 Kepala Keluarga (KK) atau 2.400 jiwa. Data tersebut belum final.

"Hari ini kami sudah melihat langsung kondisi rumah dan warga korban kebakaran di Dusun Serdang dan ini tengah kita inventarisasi," katanya.

Ia menyatakan dari hasil inventarisasi kebakaran Dusun Serdang tersebut akan diketahui berapa jumlah rumah terdampak kebakaran, berapa jumlah korban, dan berapa kerugian akibat kebakaran tersebut.

"Kami berharap pemerintah provinsi dan kabupaten untuk bergabung menyelesaikan masalah ini, terutama untuk menyelamatkan warga korban kebakaran ini," kata Gubernur Hidayat Arsani.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Provinsi Kepulauan Babel Agus Afandi mengatakan penyebab kebakaran masih belum diketahui, api mulai menyala pada Sabtu (10/10) sekitar pukul 15.10 WIB yang membakar lahan. Diperoleh informasi, penyebab kebakaran hebat ini berawal dari terbakarnya lahan di dekat lingkungan permukiman penduduk.

"Tiupan angin kencang dan lokasi kering membuat api semakin cepat merambat ke pemukiman penduduk, kebanyakan material rumah penduduk dinding papan, kemudian dilaporkan ter-update pukul 21.10 WIB sudah menghanguskan ratusan rumah, namun data ini belum final," kata Agus Afandi.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.