Tanjungpinang Menampilkan Jejak Budaya Melayu Melalui Pameran Temporer
Sabtu, 10 Okt 2026, 23:37 WIBTanjungpinang - Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menampilkan jejak sejarah dan budaya Melayu melalui pameran temporer pada10-14 Oktober 2026.
"Pameran ini menghadirkan lebih dari 100 koleksi sejarah dan budaya yang merekam perjalanan panjang peradaban Tanjungpinang," kata Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah usai membuka pameran temporer di Museum Tanjungpinang Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Sabtu.
Lis menyebut pameran temporer ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Otonom Tanjungpinang. Lebih dari 100 koleksi yang ditampilkan meliputi artefak, foto historis, naskah kuno, pakaian adat, serta benda-benda etnografi.
Berbagai koleksi tersebut menggambarkan perjalanan sejarah Tanjungpinang sejak masa Kerajaan Riau-Lingga, masa kolonial, masa kemerdekaan, hingga menjadi kota otonom pada 2001.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga identitas dan warisan budaya daerah di tengah perkembangan zaman. Kemajuan kota, harus berjalan seiring dengan upaya melestarikan nilai-nilai budaya yang menjadi jati diri masyarakat Tanjungpinang.
"Kita boleh bergerak maju menuju masa depan yang modern, tetapi identitas asli, nilai-nilai kebudayaan, dan budaya Melayu yang menjadi jati diri Tanjungpinang harus tetap lestari dan terjaga," ujar Lis.
Wali Kota turut mengimbau seluruh satuan pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA sederajat, serta masyarakat luas untuk memanfaatkan pameran temporer sebagai sarana edukasi sejarah dan kebudayaan daerah.
Melalui pameran ini, lanjut dia, generasi muda dan pelajar dapat mengenal lebih dekat perjalanan sejarah Tanjungpinang sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas dan warisan budaya daerah.
Pameran ini pun diharapkan semakin mengoptimalkan fungsi museum sebagai ruang edukasi, pelestarian, dan pengenalan sejarah daerah kepada masyarakat. Ia menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan sejarah dan budaya sebagai bagian dari pembangunan daerah
"Kota yang maju adalah kota yang tidak melupakan sejarahnya," demikian Wali Kota.
- pameran
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Cosmobeaute Indonesia 2025, Pameran yang Hadirkan Inovasi dan Transformasi di Bidang Kecantikan
-
Pameran benda seni jaranan di Trenggalek
-
Valencia Tunjuk Javier Aguirre Sebagai Pelatih, Usung Misi Selamatkan Los Che dari Zona Degradasi
-
Resmi Dibuka, Pacific Coatings Show & Conference 2025 Dorong Kolaborasi dan Inovasi Industri Cat dan Pelapis
-
Ascoatindo Dukung PCS 2025, Perkuat Sinergi Industri Cat & Pelapis Nasional
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.