Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Samsung dan Telkom Jajaki Solusi Digital Terintegrasi untuk Pasar Enterprise

📅 Sabtu, 10 Okt 2026, 21:55 WIB | Oleh:

Meski sejumlah area telah diidentifikasi, ruang lingkup teknis dan komersial setiap solusi belum ditetapkan secara final. Bentuk implementasi akan disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan dan hasil eksplorasi bersama, kemudian diatur melalui perjanjian terpisah.

PoC Menjadi Tahap Sebelum Pemasaran Bersama

Selama masa berlaku MoU, Samsung akan mendukung penjajakan melalui penyediaan informasi dan materi teknis, pelatihan, demonstrasi produk, pelaksanaan PoC, serta aktivitas pemasaran. Sementara itu, Telkom akan mengidentifikasi peluang kolaborasi dan melibatkan mitra pihak ketiga yang relevan untuk mendukung pengembangan solusi, penjualan bersama, serta dukungan penjualan.

PoC menjadi tahapan penting untuk menguji apakah teknologi yang dipadukan dapat menjawab kebutuhan operasional pelanggan sebelum solusi ditawarkan secara lebih luas. Hasil pengujian dan masukan pelanggan akan menjadi pertimbangan dalam menentukan bentuk solusi serta peluang komersialnya.

Pada tahap pemasaran, kedua perusahaan akan menjajaki penawaran bersama, kegiatan promosi, dan dukungan penjualan. TelkomGroup akan berkontribusi melalui jangkauan pelanggan enterprise di Indonesia, sedangkan Samsung menyediakan portofolio perangkat dan teknologi yang dapat diintegrasikan ke dalam penawaran tersebut.

Menggabungkan Perangkat dan Infrastruktur Digital

Samsung membawa portofolio enterprise yang mencakup perangkat Galaxy Enterprise Edition, perangkat tangguh, tablet, Samsung DeX, Galaxy AI, SmartThings/IoT, serta produk layar digital. Untuk aspek keamanan dan pengelolaan perangkat, Samsung Knox menyediakan kapabilitas untuk mengamankan, menerapkan, mengelola, dan memantau perangkat enterprise.

Menurut data perusahaan, Samsung Knox telah digunakan oleh lebih dari 35.000 bisnis di 134 negara. Angka tersebut menunjukkan jangkauan penggunaan platform keamanan dan pengelolaan perangkat Samsung secara global.

Adapun TelkomGroup memiliki portofolio konektivitas, infrastruktur digital, dan layanan digital yang mencakup jaringan nasional, komputasi awan, pusat data, keamanan siber, serta layanan terkelola (managed services). Infrastruktur dan jangkauan pelanggan tersebut menjadi pelengkap bagi teknologi perangkat dan solusi Samsung.

Melalui penjajakan ini, kedua perusahaan berupaya menghubungkan perangkat yang digunakan karyawan dengan sistem dan infrastruktur digital perusahaan. Namun, realisasi solusi akan bergantung pada hasil pemetaan kebutuhan, pengujian, dan kesepakatan lanjutan.

Dengan masa berlaku MoU selama satu tahun, fokus kerja sama saat ini masih pada eksplorasi peluang, pengujian kasus penggunaan prioritas, dan persiapan penawaran bersama. Tahapan tersebut akan menentukan bentuk solusi enterprise terintegrasi yang berpotensi dikembangkan untuk pasar Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Advertisement
Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.