Banjir di Tailan Meluas

Sabtu, 10 Okt 2026, 16:21 WIB

JAKARTA - Hujan deras berkepanjangan memicu banjir di berbagai wilayah Tailan sepanjang akhir September hingga awal Oktober 2026. Bencana tersebut berdampak pada lebih dari 4 juta orang di 50 provinsi dan menyebabkan puluhan korban jiwa.

Observatorium Bumi NASA mencatat, banjir meluas terjadi setelah hujan intens mengguyur sejumlah wilayah selama beberapa hari. Mengutip lamannya, Sabtu (10/10), salah satu daerah yang terdampak parah adalah Provinsi Prachin Buri.

Ket. Foto: — Sumber: NASA/USGS

Terutama kawasan di sepanjang Sungai Bang Pakong, lahan pertanian, dan fasilitas budi daya perairan. Banjir diduga dipicu sistem tekanan rendah yang bertahan di kawasan tersebut selama beberapa hari pada akhir September.

Sistem ini diperkuat oleh pasokan uap air dan energi dari perairan Teluk Tailan yang hangat. Hal ini diduga menghasilkan curah hujan tinggi.

Di Bangkok, sekitar 100 kilometer di sebelah barat Prachin Buri, curah hujan hampir mencapai 300 milimeter dalam 48 jam. Jumlah tersebut mendekati rata-rata curah hujan bulanan Bangkok pada September, yakni sekitar 344 milimeter.

Tak hanya itu, dampak banjir juga meluas ke sektor pertanian. Pemerintah Tailan memperkirakan sekitar 270 ribu hektare lahan pertanian, termasuk sawah dan kebun buah, mengalami kerusakan.

Citra satelit Landsat milik NASA dan Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menunjukkan luas genangan banjir di Prachin Buri. Citra tersebut membandingkan kondisi wilayah pada Oktober 2026 dengan periode yang sama pada 2025. ils/I-1

  • Thailand
  • Banjir

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.