Sapu Bersih Sarang Narkoba! 24Orang Diangkut dari Kampung Ambon dan Boncos

Jumat, 09 Okt 2026, 16:50 WIB

JAKARTA - Tim gabungan berskala besar menggelar operasi penindakan peredaran gelap narkotika di wilayah Jakarta Barat. Petugas menyasar dua lokasi yang selama ini dikenal rawan, yakni Kampung Ambon dan Kampung Boncos.

Dalam penggerebekan tersebut, sebanyak 24 orang berhasil diamankan oleh petugas dari kedua lokasi. Sebanyak 16 orang diciduk di Kampung Ambon, sedangkan delapan orang sisanya diangkut dari Kampung Boncos.

Ket. Foto: Tim gabungan berskala besar menggelar operasi penindakan peredaran gelap narkotika di wilayah Jakarta Barat. Petugas menyasar dua lokasi yang selama ini dikenal rawan, yakni Kampung Ambon dan Kampung Boncos. — Sumber: Polda Metro Jaya

Operasi penertiban ini melibatkan personel gabungan dari berbagai instansi penegak hukum dan pemerintah. Petugas yang dikerahkan merupakan gabungan dari Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya, BNN, TNI, hingga Satpol PP.

Seluruh orang yang berhasil diamankan langsung digiring petugas untuk menjalani pemeriksaan mendalam. Tim medis juga menyiagakan tes urine guna memastikan keterlibatan mereka dalam konsumsi barang haram tersebut.

Penyisiran ketat dilakukan oleh petugas di setiap sudut pemukiman yang dicurigai. Hasilnya, tim menemukan berbagai sarana pendukung aktivitas transaksi maupun konsumsi narkoba di lokasi.

Sarana yang disita mulai dari lapak rakitan, kamar indekos, hingga tempat penyimpanan di kendaraan. Temuan barang bukti tersebut memperkuat dugaan adanya praktik peredaran gelap yang terorganisir.

Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bismo Teguh Prakoso membeberkan sejumlah fakta temuan di lapangan.

"Yang jelas yang kita dapati saat ini tadi secara fakta ada lapak, ada yang menyewakan bong-bong tersebut, kemudian ada yang menyimpan di kos-kosan, ada yang menyimpan di dalam motor, dan lain sebagainya," ujar Bismo.

Kombes Bismo menegaskan bahwa upaya kepolisian tidak hanya berhenti pada tindakan hukum yang tegas. Penanganan kawasan ini juga akan diimbangi dengan langkah preventif serta pendekatan sosial yang humanis.

Pihaknya bahkan telah merangkul Pemprov DKI Jakarta dan Dinas Tenaga Kerja untuk memberikan solusi. Masyarakat di kawasan tersebut nantinya akan didorong untuk mendapatkan bantuan program pelatihan kerja.

Langkah komprehensif ini dilakukan agar warga memiliki mata pencaharian yang layak dan legal. Hal tersebut ditegaskan oleh Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto.

"Penindakan diperkuat dengan langkah preventif, edukasi, pemulihan, serta pemberdayaan masyarakat agar kawasan tersebut tidak kembali menjadi tempat penyalahgunaan maupun peredaran narkotika," kata Budi.

Pengawasan ketat dipastikan akan terus berlanjut pasca-penggerebekan di kedua kampung tersebut. Polisi bakal menggiatkan patroli rutin, edukasi, trauma healing, serta mendirikan posko pemantauan.

Posko khusus dari Polres setempat disiagakan untuk memantau situasi secara berkelanjutan di lapangan. Upaya ini diharapkan mampu mengikis stigma negatif dan membersihkan kawasan tersebut dari jerat narkoba.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.