NBA dan FIBA Tetap Berkomitmen Bangun Kompetisi Basket Eropa

Jumat, 09 Okt 2026, 00:05 WIB

PARIS — National Basketball Association (NBA) dan Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) memastikan tetap berkomitmen membangun kompetisi baru di Eropa meski proposal kerja sama mereka ditolak oleh para pemegang saham EuroLeague.

Penolakan tersebut terjadi dalam rapat pemegang saham EuroLeague pada Selasa. Keputusan itu membuka kemungkinan persaingan baru dalam ekosistem bola basket Eropa, terutama setelah NBA menyatakan tetap ingin menjalankan proyek NBA Europe mulai 2027, terlepas dari tercapai atau tidaknya kesepakatan dengan EuroLeague.

Ket. Foto: Ilustrasi selebrasi juara EuroLeague. — Sumber: NBA

EuroLeague, sebagai kompetisi klub elite Eropa saat ini, sebelumnya menyatakan terbuka terhadap kerja sama dengan NBA. Namun, para pemegang saham pada akhirnya memilih menolak proposal yang diajukan NBA.

Dalam pernyataan bersama pada hari Kamis (8/10), NBA dan FIBA menegaskan bahwa mereka tidak akan menghentikan rencana membangun kompetisi profesional baru di Eropa.

"Kemitraan antara EuroLeague, FIBA, dan NBA untuk menyatukan ekosistem bola basket Eropa akan membuka potensi besar olahraga ini di seluruh Eropa."

"NBA dan FIBA tetap berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan liga profesional putra baru di Eropa serta membantu menciptakan ekosistem bola basket yang lebih kuat dan berkelanjutan bersama mitra-mitra yang memiliki visi yang sama mengenai pertumbuhan, peluang, dan prinsip-prinsip utama model olahraga Eropa," lanjut pernyataan tersebut.

Perkembangan ini berpotensi mengubah peta kompetisi bola basket Eropa. Di satu sisi, NBA dan FIBA mendorong terbentuknya liga profesional baru. Di sisi lain, EuroLeague juga tengah menjalankan proyek ekspansinya sendiri.

Jika kedua proyek berjalan tanpa kesepakatan, kompetisi antara dua badan tersebut berpotensi terjadi.

Seorang eksekutif senior olahraga mengatakan kepada Reuters pada Selasa bahwa kerja sama antara NBA dan EuroLeague kemungkinan tidak akan dimulai sebelum 2028.

Meski demikian, pintu negosiasi belum sepenuhnya tertutup. Pembicaraan antara NBA dan EuroLeague masih dapat berlanjut dan hingga kini belum ada tenggat waktu untuk mencapai kesepakatan.

Seorang sumber yang menghadiri rapat pemegang saham EuroLeague pada Selasa mengatakan para pemegang saham akan kembali bertemu dalam waktu satu bulan. Pertemuan berikutnya akan membahas pembagian lisensi EuroLeague untuk jangka panjang.

Situasi tersebut membuat masa depan kompetisi bola basket Eropa berada dalam fase penting. NBA memiliki ambisi memperluas pengaruhnya ke pasar Eropa melalui kompetisi profesional baru, sementara EuroLeague tetap berupaya memperkuat struktur kompetisinya sendiri.

Bagi FIBA, keterlibatan dalam proyek tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem bola basket Eropa yang lebih terintegrasi.

Untuk saat ini, belum ada kepastian apakah kedua kubu pada akhirnya akan menemukan formula kerja sama atau justru berjalan dengan proyek masing-masing. Namun, penolakan proposal NBA oleh pemegang saham EuroLeague memastikan bahwa perjalanan menuju struktur baru bola basket Eropa masih akan berlangsung panjang.

Jika NBA Europe tetap diluncurkan pada 2027 tanpa kesepakatan dengan EuroLeague, Eropa berpotensi memasuki era baru dengan dua kompetisi klub elite yang berjalan secara paralel.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.