Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kendalikan Harga, Perum Bulog Gelontorkan 300 Ribu Ton Beras Premium

3 Jumat, 09 Okt 2026, 22:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kendalikan Harga, Perum Bulog Gelontorkan 300 Ribu Ton Beras Premium Kendalikan Harga, Perum Bulog Gelontorkan 300 Ribu Ton Beras Premium Doc: ANTARA
Ket. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memberi keterangan kepada media di Jakarta, Jumat (9/10/2026).

JAKARTA – Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan Bulog diperintahkan untuk memproduksi dan menggelontorkan sebanyak 300 ribu beras premium dalam rangka mengendalikan harga di pasaran.

"Dengan adanya kenaikan beras premium, Bulog diperintahkan untuk segera membuat beras komersial dengan jumlah 300 ribu ton," kata Rizal di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, peningkatan harga pada beras premium memang telah terjadi, apalagi pada September hingga Desember bukan musim panen sehingga harga beras akan naik.

Kenaikan harga beras premium kata Rizal, dikarenakan harga gabah saat ini diatas Rp7.000-8000 per kilogram hal itu dikarenakan pasokan dan produksi petani juga menurun.

Namun yang pasti ujar Rizal, untuk beras medium masih aman, apalagi Bulog pada tahun 2026 telah menyerap beras petani sebanyak 4,11 juta ton. 

"Kenaikan beras premium ini karena bulan September, Oktober ini kan bukan musim panen. Sedangkan kalau beras medium dipastikan aman," ujarnya.

Rizal mengatakan dengan adanya kenaikan harga beras premium di pasaran maka pemerintah memerintahkan Bulog untuk mengintervensi harga dengan cara menggelontorkan beras premium dari hasil penyerapan.

Ia menjelaska data terkini Bulog telah mendistribusikan sebanyak 71-72 ribu ton dan didistribusikan melalui ritel modern serta agen Bulog yang berada di pasar.

"Kami sedang pacu untuk pemasaran dan mengolah gabah yang kita beli secara komersial untuk dijadikan beras premium. Saat ini kami sudah mulai mengisi beras premium di toko maupun ritel modern," katanya menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Polri Mutasi 264 Perwira Ti...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya   

Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.