Kapten Swiss Granit Xhaka Didenda Rp3 Miliar karena Sertifikat Vaksin Palsu

Jumat, 09 Okt 2026, 03:04 WIB

Paris - Kapten timnas Swiss Granit Xhaka didenda 150.000 franc Swiss (sekitar Rp3 miliar) setelah mengakui menggunakan sertifikat vaksin Covid-19 palsu selama pandemi ketika masih memperkuat Arsenal.

Kapten Sunderland berusia 34 tahun itu tidak perlu membayar denda tersebut dengan syarat tidak melakukan pelanggaran lain selama masa percobaan dua tahun.

Ket. Foto: Granit Xhaka menjadi kapten Swiss hingga membawa timnya melaju ke perempat final Piala Dunia 2026, sebelum kalah dari Argentina setelah pertandingan berlanjut ke babak tambahan. — Sumber: AFP

"Saya dijatuhi hukuman melalui putusan singkat karena memperoleh sertifikat palsu, dengan denda yang ditangguhkan sebesar 50 tarif harian masing-masing 3.000 franc Swiss dan masa percobaan dua tahun," tulis Xhaka dalam bahasa Jerman melalui Instagram.

"Saya menerima keputusan tersebut dan bertanggung jawab atas tindakan saya. Terima kasih atas banyak pesan dukungan selama beberapa pekan terakhir. Pesan-pesan tersebut sangat berarti bagi saya," katanya.

Xhaka memperkuat Arsenal saat kejadian tersebut pada 2022, sebelum pindah ke Bayer Leverkusen pada tahun berikutnya dan kemudian bergabung dengan Sunderland pada 2025.

Pemain dengan jumlah penampilan terbanyak untuk timnas Swiss, yakni 152 caps, tersebut sebelumnya menarik diri dari pertandingan UEFA Nations League melawan Skotlandia, Makedonia Utara, dan Slovenia pada jeda internasional terakhir.

Pada Senin, Xhaka mengakui telah menunjukkan sertifikat vaksin palsu untuk menghindari kewajiban vaksinasi selama pandemi Covid-19.

"Pada saat itu, saya sangat khawatir mengenai masalah vaksinasi Covid-19. Saya merasa sangat tidak percaya terhadap vaksin tersebut dan diliputi kecemasan serta keraguan," ujarnya melalui Instagram.

"Sekarang saya menyadari dengan jelas bahwa saya telah membuat pilihan yang salah. Itu adalah sebuah kesalahan. Saya minta maaf," tulisnya, seraya menambahkan bahwa dirinya "bekerja sama sepenuhnya dengan pihak berwenang terkait".

Swiss selanjutnya dijadwalkan menghadapi Slovenia pada 13 November dan Skotlandia pada 16 November dalam ajang UEFA Nations League.

  • Timnas Swiss

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.