Jelang GP Singapura, Pembalap F1 Terbelah soal Penggunaan Rompi Pendingin
📅 Jumat, 09 Okt 2026, 08:54 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraPengalaman tersebut membuat Antonelli memilih pendekatan berbeda untuk menghadapi kondisi panas.
“Sejak saat itu, saya berpikir, ‘Saya akan berlatih keras agar tidak perlu menggunakan perangkat itu saat akhir pekan balapan’,” ujarnya.
Meski demikian, Antonelli tidak sepenuhnya menutup pintu. Ia bersedia mempertimbangkan kembali penggunaan rompi pendingin apabila teknologi tersebut sudah cukup andal dan mampu bekerja sesuai durasi yang dibutuhkan.
Berbeda dengan rekan setimnya, George Russell justru menjadi salah satu pendukung paling vokal penggunaan rompi pendingin. Menurut pembalap Mercedes tersebut, dampak panas berlebih terhadap kondisi fisik dapat memengaruhi performa secara signifikan.
“Anda tidak pernah bisa mengukur secara pasti berapa banyak waktu putaran yang hilang ketika tubuh benar-benar mengalami panas berlebih. Namun, saya tahu dampaknya,” kata Russell.
Ia menyinggung pengalaman Alex Albon setelah GP Qatar 2023, ketika pembalap Williams tersebut dilaporkan mengalami kondisi fisik yang sangat buruk akibat suhu ekstrem.
“Saya berbicara dengan Alex Albon setelah balapan di Qatar pada 2023. Dia merasa seperti berhalusinasi selama balapan. Anda bahkan sulit bernapas di sana dan akan melakukan apa pun untuk mendinginkan tubuh,” ujar Russell.
Meski demikian, Russell mengakui bahwa perkembangan desain mobil telah membantu menurunkan suhu kokpit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada masa lalu, posisi perangkat elektronik, saluran hidraulis, dan radiator yang berdekatan dengan kokpit membuat suhu di dalam mobil terasa seperti berada di dalam tungku.
“Banyak hal tersebut sangat memengaruhi suhu kokpit. Tahun ini, kokpit kami jauh lebih sejuk dibandingkan beberapa tahun sebelumnya,” katanya.
Namun, penerapan sistem pendingin yang efektif tetap membutuhkan investasi besar dalam pengembangan teknis dan manufaktur. Tim serta FIA harus menyediakan sumber daya untuk menyempurnakan teknologi tersebut, yang berpotensi mengalihkan tenaga dan perhatian dari bidang pengembangan mobil lainnya.
Russell menegaskan bahwa dirinya siap menggunakan rompi pendingin hampir sepanjang musim, kecuali di sirkuit dengan kondisi yang sangat dingin, seperti Las Vegas.
“Saya akan menggunakannya pada setiap balapan, kecuali di Las Vegas dan sirkuit-sirkuit yang benar-benar dingin. Saya benar-benar melihat manfaatnya dan sangat menyukai perangkat ini,” ujarnya.
“Menurut saya, semua tim dan FIA harus bekerja sama untuk menemukan cara agar sistem ini bisa berfungsi dengan baik.”
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!