ESDM bidik pengembangan tahap II PLTA Batang Toru sebesar 160 MW

Jumat, 09 Okt 2026, 19:15 WIB

TAPANULI SELATAN - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot membidik pengembangan tahap kedua pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Batang Toru dengan tambahan daya sebesar 160 megawatt (MW).

“Setelah ini berjalan dengan baik, kemudian rencananya ada pengembangan 160 MW,” ujar Yuliot ketika ditemui di Bendungan Air PLTA Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Jumat.

Ket. Foto: Wakil Menteri ESDM Yuliot dalam rapat dan pembahasan percepatan penyelesaian PLTA Batang Toru di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Jumat (9/10). — Sumber: Antara foto

Saat ini, PLTA Batang Toru yang dikelola oleh PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) dikembangkan dengan kapasitas terpasang total 510 megawatt (MW). PLTA tersebut dirancang untuk beroperasi penuh pada jam beban puncak (18.00–24.00).

Apabila pengembangan tahap pertama berlangsung dengan lancar, maka Yuliot berencana untuk melakukan pengembangan lanjutan untuk menambah daya yang dihasilkan dari PLTA tersebut.

“(Tahap lanjutannya) setelah yang saat ini jalan. Tetapi kajiannya sudah dibuat,” ucap Yuliot.

Ia mengatakan pengembangan lanjutan PLTA Batang Toru akan mencontoh keberhasilan pengembangan PLTA bertingkat di China. Pengembangan PLTA di Negeri Tirai Bambu tersebut memanfaatkan satu aliran sungai untuk 17 PLTA.

Dengan demikian, China bisa memanfaatkan dengan maksimal potensi daya listrik yang dihasilkan oleh sungai tersebut.

“17 PLTA dalam satu aliran sungai. Mereka memiliki kapasitas sekitar 22 gigawatt (GW),” ucap Yuliot.

Oleh karena itu, ia membidik pengembangan satu unit tambahan di hilir Sungai Batang Toru. Yuliot juga menilai pengembangan unit tambahan tersebut dapat dilakukan oleh NSHE, tanpa perlu mencari pemenang lelang lagi.

“Kalau bisa, ya, tanpa tender lagi. Karena ini (pembangunan yang sedang berlangsung) kan sudah tender. Tinggal perluasan, nambah ke bawah. Ini FS (studi kelayakan)-nya sudah disiapkan oleh NSHE, nanti kalau ditenderkan itu ya, ini pemenang tender cari investor lagi, sodori lagi sama NSHE untuk pengembangan. Itu yang kami tidak inginkan. Ini (NSHE) kan sudah terbukti,” ucap Yuliot.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.